Liputansumbawa.id–Kegiatan Sosialisasi Literasi Ruang Peradaban bertema “Hukum untuk Manusia: Literasi Hukum sebagai Jalan Kesadaran Warga” digelar di Kedai Victoria Bukit Permai, Sumbawa, Selasa malam (20/1/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi publik untuk memperkuat kesadaran hukum masyarakat secara lebih humanis dan kontekstual.
Sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Iwan Haryanto, S.H., M.H., akademisi Universitas Samawa sekaligus Ketua Lembaga Kajian dan Advokasi HAM Samawa, serta Kusnaini, S.H., M.H., praktisi hukum yang juga Presidium DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi NTB.
Dalam diskusi, para narasumber menegaskan bahwa hukum tidak boleh dipahami sebatas kumpulan pasal yang kaku dan jauh dari realitas sosial. Hukum, menurut mereka, harus hadir untuk melindungi manusia, membangun kesadaran warga, serta menjamin keadilan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui tema yang diangkat, peserta diajak melihat hukum tidak hanya dari sisi normatif, tetapi juga dari dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Literasi hukum dinilai menjadi kunci agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya serta berperan aktif dalam menjaga keadilan sosial.
Diskusi dipandu oleh Dayyan Zakky Salam, Ketua Umum FMHS Unram sekaligus Founder Peradabook. Kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum sebagai peserta.
Panitia berharap Sosialisasi Literasi Ruang Peradaban ini dapat menjadi agenda berkelanjutan dalam membangun budaya sadar hukum di Kabupaten Sumbawa melalui pendekatan edukatif dan dialogis.
(Marwan, Amelia, Yuli)







































































