Liputan Sumbawa – Sumbawa Besar | RSUD memperingati Hari Ginjal Sedunia (World Kidney Day) dengan menggelar kegiatan edukatif yang sarat makna, Senin (31/3).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Penunjang Medis dan Non Medis hadir mewakili Direktur untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat.Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi pengingat bersama akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini.


Menurutnya, penyakit ginjal sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas, sehingga kesadaran untuk melakukan deteksi dini menjadi hal yang sangat krusial.
“Masyarakat perlu melakukan pemeriksaan rutin, seperti tes urin dan darah, tanpa harus menunggu adanya keluhan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan utama, melalui pola makan seimbang dan olahraga teratur.
Pada kesempatan yang sama, Khairul Alamsyah, S.Sit., ST., yang akrab disapa Alam, turut menegaskan komitmen manajemen RSUD dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik, khususnya layanan cuci darah (hemodialisa).
Ia menyampaikan bahwa ketersediaan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) untuk layanan hemodialisa dipastikan aman hingga tiga bulan ke depan. Hal ini menjadi bukti keseriusan rumah sakit dalam menjaga keberlangsungan pelayanan bagi pasien.
Bahkan, saat ini RSUD tidak hanya melayani pasien dari dalam daerah, tetapi juga menjadi rujukan bagi pasien dari luar kabupaten yang datang ke Sumbawa untuk menjalani cuci darah.
Melalui momentum Hari Ginjal Sedunia ini, RSUD berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ginjal semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap layanan kesehatan yang tersedia.



























































































