Liputansumbawa.id–Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyatakan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mulai Mei hingga Agustus mendatang.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Kamis (02/04/2026), menegaskan bahwa sensus ini sangat penting sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, data yang akurat dan terkini akan menjadi acuan pemerintah dalam melihat kondisi riil perekonomian, sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan potensi daerah.
“Sensus Ekonomi ini penting untuk mengetahui kondisi usaha masyarakat, mulai dari usaha kecil hingga besar. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk ikut berpartisipasi,” ujar Wabup.
Ia menjelaskan, sensus ini bertujuan untuk menyediakan data struktur ekonomi hingga tingkat desa, menyusun direktori pelaku usaha, serta mengukur perkembangan sektor ekonomi baru, termasuk ekonomi digital dan usaha ramah lingkungan.
Wabup juga mengakui adanya tantangan di lapangan, terutama dalam mendata pelaku usaha informal. Namun, dengan dukungan semua pihak, ia optimistis pendataan dapat berjalan maksimal.
Untuk itu, ia meminta seluruh OPD terkait, camat dan kepala desa agar aktif melakukan sosialisasi, sehingga tidak ada pelaku usaha yang terlewat.
“Masyarakat tidak perlu takut. Data yang diberikan dijamin kerahasiaannya. Justru ini akan membantu pelaku usaha mendapatkan akses bantuan dan pembinaan,” jelasnya.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan dilakukan selama tiga bulan. Petugas BPS akan mendatangi langsung setiap pelaku usaha dengan dilengkapi identitas resmi.
Wabup mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan sensus tersebut.
“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi kemajuan Sumbawa,” pungkasnya. (LS)



























































































