Single News

Dinkes Sumbawa Perkuat Program Cek Kesehatan Gratis, Warga Diminta Aktif Periksa Dini

Liputansumbawa.id–Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmen dalam menjalankan program cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Program tersebut menjadi langkah deteksi dini penyakit guna menekan angka kesakitan dan kematian di Kabupaten Sumbawa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Sarip Hidayat, kepada Liputan Sumbawa, Jum’at (29/5/2026), mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh fasilitas kesehatan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program tersebut. Selain itu, Dinkes juga menindaklanjuti edaran Bupati Sumbawa terkait pelayanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

“Masyarakat kami imbau datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini,” ujarnya.

Menurut Sarip, manfaat utama dari program tersebut yakni agar penyakit dapat diketahui lebih dini sehingga penanganan bisa segera dilakukan.

“Kalau penyakit diketahui lebih awal, maka bisa dikontrol setiap bulan sehingga dapat menekan angka sakit dan angka kematian,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, sejak Januari hingga Mei 2026 capaian program cek kesehatan gratis di Kabupaten Sumbawa menunjukkan peningkatan cukup signifikan.

Saat ini jumlah masyarakat yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan mencapai 8,4 persen dari target nasional sebesar 46 persen dari total jumlah penduduk.

Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Dinas Kesehatan menerapkan berbagai strategi di lapangan. Salah satunya dengan menempatkan tenaga kesehatan di setiap desa, terdiri dari satu bidan dan satu perawat yang dibantu dua kader kesehatan.

Para petugas tersebut aktif turun langsung ke tengah masyarakat, terutama membantu warga yang tidak memiliki waktu datang ke fasilitas kesehatan. Bahkan setiap petugas ditargetkan melayani sedikitnya lima pasien setiap hari.

“Target nasional sebesar 46 persen harus terus kita kejar. Karena itu tenaga kesehatan bersama kader aktif turun langsung ke lapangan,” katanya.

Meski demikian, Dinkes Sumbawa mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan program tersebut. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin menjadi salah satu tantangan utama.

Karena itu, masyarakat diharapkan tidak takut memeriksakan kondisi kesehatannya. Sebab apabila penyakit diketahui sejak dini, maka penanganan dapat segera dilakukan di fasilitas kesehatan. (LS)