Liputansumbawa.id–Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa resmi membuka Seleksi Pemuda Pelopor Desa Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026, Senin (13/7/2026), di Aula Kesbangpoldagri Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan ini menjadi ajang untuk menjaring generasi muda yang memiliki inovasi, kepemimpinan, serta mampu menghadirkan perubahan nyata bagi pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, menegaskan bahwa seleksi ini tidak sekadar mencari sosok inspiratif, tetapi juga melahirkan pemuda yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan di desa melalui lima bidang kepeloporan, yakni lingkungan, kewirausahaan, sosial kemasyarakatan, pendidikan, serta seni dan budaya.
Ia menekankan, setiap gagasan yang lahir dari para peserta diharapkan tidak berhenti sebagai konsep, melainkan berkembang menjadi produk dan program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah juga berkomitmen mendorong karya-karya terbaik agar mampu bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Nurwahidah, yang juga Kabid Kepemudaan Dispopar Sumbawa, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya peran pemuda sebagai aset pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya.
“Lomba Pemuda Pelopor Desa diharapkan mampu menggali, membina, memfasilitasi, sekaligus memberikan apresiasi kepada pemuda yang memiliki jiwa kepeloporan, kepemimpinan, dan inovasi sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi desa masing-masing,” jelas Ketua Panitia.
Tahun ini, seleksi diikuti 28 peserta yang merupakan utusan dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumbawa. Mereka akan berkompetisi pada lima bidang kepeloporan, yakni kewirausahaan, lingkungan, seni budaya, ekonomi digital, dan sosial kemasyarakatan. Penilaian dilakukan berdasarkan empat aspek utama, yaitu kepemimpinan, kreativitas, keuletan, serta dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat.
Tim juri berasal dari unsur akademisi, praktisi, dan Dispopar Kabupaten Sumbawa. Rangkaian seleksi meliputi presentasi inovasi dan wawancara, sedangkan pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli 2026.
Melalui kegiatan ini, Dispopar berharap lahir pemuda-pemudi pelopor yang mampu menjaga kelestarian lingkungan, mengembangkan usaha kreatif, memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kualitas pendidikan, serta melestarikan seni budaya lokal sebagai fondasi menuju Sumbawa yang unggul, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Mk)


























































































