Liputan Sumbawa – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendapatkan dukungan besar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah. Dukungan tersebut mencakup rencana pembangunan gedung Central Medical Unit (CMU) senilai Rp100 hingga Rp150 miliar serta bantuan berbagai alat kesehatan dengan nilai sekitar Rp80 miliar.
Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Direktur RSUD Sumbawa dr. Mega Harta, MPH., Kepala Dinas Kesehatan, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, serta Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa dengan Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.P.D., Subsp.E.M.D. (K)., Ph.D., di jakarta pada 4 Oktober 2026.
Dalam pertemuan tersebut, RSUD Sumbawa dijanjikan pembangunan gedung Central Medical Unit (CMU) dengan luas sekitar 6.000 meter persegi, terdiri atas tiga lantai. Pembangunan gedung tersebut diperkirakan menelan anggaran Rp100–150 miliar, ditambah dukungan pembangunan prasarana senilai Rp20 miliar yang direncanakan pada tahun anggaran 2027.
Selain dukungan infrastruktur, Kementerian Kesehatan juga memberikan bantuan peralatan kesehatan melalui program KJSU-KIA SIHREN dan BA-BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) yang saat ini sedang berlangsung.
Bantuan tersebut meliputi sejumlah peralatan medis modern, di antaranya CT-Scan, Mammografi, Cathlab, mesin anestesi, ventilator, alat X-Ray, serta berbagai peralatan penunjang medis lainnya dengan nilai keseluruhan diperkirakan mencapai Rp80 miliar.
Seluruh bantuan tersebut diberikan dalam bentuk hibah kepada RSUD Sumbawa.
Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, MPH., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian serta dukungan Kementerian Kesehatan dan pemerintah pusat terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa.
“Alhamdulillah, apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Kementerian Kesehatan dan jajaran pemerintah pusat atas dukungan luar biasa ini. Komitmen dan alokasi hibah senilai ratusan miliar rupiah ini bukan sekadar bantuan infrastruktur dan alat kesehatan, tetapi momentum strategis untuk menuntaskan migrasi layanan ke RSUD Sering secara paripurna,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, dukungan tersebut harus diimbangi dengan kesiapan internal rumah sakit, terutama dalam aspek sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola pelayanan.
“Tugas kami internal RSUD saat ini adalah mempersiapkan SDM dan tata kelola yang baik. Pemkab dan DPRD Kabupaten Sumbawa tentu akan mengawal penuh komitmen pendukung ini, demi mewujudkan pelayanan kesehatan publik yang modern, berkeadilan, dan berstandar nasional di Tana Samawa,” tambahnya.
Dukungan pemerintah pusat tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat pengembangan RSUD Sumbawa, khususnya dalam melengkapi fasilitas pelayanan medis, meningkatkan kapasitas rumah sakit, serta memperkuat kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dengan rencana pembangunan gedung CMU dan pengadaan berbagai peralatan medis modern, RSUD Sumbawa diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Sumbawa dan wilayah sekitarnya.


























































































