Liputansumbawa.id–Di tengah gencarnya pembangunan proyek strategis, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori memilih turun langsung ke akar ekonomi rakyat. Usai meninjau Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG), ia menyambangi warung nasi sederhana milik Ibu Aisyah di Kelurahan Seketeng, Minggu (4/1/2026).
Kunjungan tersebut menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada proyek besar, tetapi juga pada ketahanan UMKM yang hidup dari dapur-dapur kecil masyarakat.
Warung milik Ibu Aisyah yang telah beroperasi puluhan tahun itu mampu menjual sekitar 200 bungkus nasi per hari, bahkan sering habis sebelum waktu makan siang. Dari usaha itulah, ia membiayai pendidikan anak-anaknya hingga meraih gelar sarjana.
“Ini adalah wajah sebenarnya dari ekonomi daerah. UMKM seperti ini bukan sekadar bertahan hidup, tapi menciptakan kesejahteraan dan mobilitas sosial,” kata Wabup Ansori di lokasi.
Ia menegaskan bahwa kekuatan ekonomi Sumbawa berada pada disiplin usaha, kualitas produk, dan kepercayaan konsumen yang dibangun oleh pelaku UMKM.
“Kalau rakyat kecil kuat, daerah juga akan kuat. Ini fondasi ekonomi yang tidak bisa digantikan oleh proyek apa pun,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Wabup Ansori membeli dagangan Ibu Aisyah sekaligus memberikan bantuan modal. Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kata dia, akan terus menggerakkan ekonomi rakyat melalui program seperti Car Free Day (CFD) dan Cafe Friday Night (CFN) sebagai ruang tumbuh UMKM.
“Kami ingin UMKM naik kelas. Yang kecil harus dilindungi, yang sudah kuat harus diperluas,” tandasnya. (LS)







































































