Liputansumbawa.id–Tim BPBD Kabupaten Sumbawa bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Plampang, Sabtu malam (21/2/2026).
Bantuan tersebut disalurkan ke dua desa terdampak, yakni Desa Brangkolong dan Desa Muer, setelah BPBD menerima laporan dari Camat Plampang terkait luapan air yang merendam permukiman warga.
Tim turun langsung ke lokasi dipimpin Kabid II Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbawa, Dr. Rusdianto, AR, guna memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa mie instan, air mineral, dan telur untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak di dua desa ini,” ujarnya.
Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Plampang sejak siang hingga sore hari. Debit air yang meningkat menyebabkan aliran sungai meluap dan masuk ke permukiman warga.
Data sementara di Dusun Kolong, Desa Brangkolong mencatat jumlah warga terdampak sebagai berikut:
RT 001/RW 001: 40 KK (±100 jiwa)
RT 002/RW 001: 24 KK (77 jiwa)
RT 001/RW 002: 22 KK (56 jiwa)
RT 003/RW 002: 8 KK (20 jiwa)
Sementara di Desa Muer, tercatat sebanyak 12 KK atau 40 jiwa terdampak banjir.
Muhammad Nurhidayat menegaskan, data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses pendataan lanjutan di lapangan.
“Malam ini tim BPBD juga melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah warga terdampak secara akurat,” jelasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan korban jiwa. Petugas masih melakukan pemantauan di lokasi dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah kondisi banjir. (LS)







































































