Liputansumbawa.id–Kegiatan silaturahmi warga Nahdliyin yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan sholat tarawih di kompleks NU Center Sumbawa, Sabtu (14/3/2026), juga dihadiri Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot.
Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan apresiasi atas pembangunan pusat kegiatan Nahdlatul Ulama tersebut sekaligus membuka peluang dukungan dari pemerintah daerah.
Di hadapan pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumbawa dan warga Nahdliyin, Bupati Jarot mengaku baru pertama kali diajak melihat langsung kawasan NU Center.
Ia menilai bangunan yang telah berdiri memiliki konsep yang cukup besar dan pondasi yang kuat, meski masih membutuhkan penyelesaian pada beberapa bagian.
“Pertama kali saya diajak ke sini. Luar biasa gedung ini, rangkanya cukup besar dan pondasinya memadai, tetapi dindingnya masih belum selesai. Ini tentu membutuhkan kerja keras untuk menyelesaikannya,” ujarnya.
Bupati Jarot mengatakan pemerintah daerah akan membahas kemungkinan dukungan anggaran untuk melanjutkan pembangunan NU Center, termasuk melalui APBD Perubahan, dengan tetap menyesuaikan kondisi fiskal daerah.
“Kita akan diskusikan apa yang bisa kita support. Insya Allah nanti kita lihat di APBD Perubahan, tentu menyesuaikan dengan kelonggaran fiskal daerah. Niat pendirian NU Center ini sangat baik,” katanya.
Selain pembangunan gedung, Bupati juga menyoroti pentingnya akses jalan menuju lokasi NU Center agar memudahkan masyarakat yang ingin datang mengikuti berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial.
“Jalannya juga harus diperhatikan, karena kalau aksesnya tidak bagus tentu akan memberatkan orang yang datang ke sini,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa langkah yang akan dilakukan pemerintah daerah bersifat bertahap, dimulai dari penanganan kebutuhan jangka pendek, sementara rencana jangka panjang akan dibahas bersama pengurus NU dan pihak terkait.
“Kita kerjakan dulu yang jangka pendek, sedangkan untuk jangka panjang nanti akan kita bahas bersama,” pungkasnya.
Sebelumnya, dalam kegiatan silaturahmi tersebut, pengurus PCNU Sumbawa menyampaikan bahwa pembangunan NU Center merupakan hasil gotong royong warga Nahdliyin dan para donatur, dengan nilai pembangunan yang telah mencapai sekitar Rp2,1 miliar.
Kawasan ini direncanakan menjadi pusat kegiatan organisasi, pendidikan keagamaan, serta pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa. (LS)







































































