Liputansumbawa.id–Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, menegaskan bahwa Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) harus menjadi organisasi yang mampu mendorong kemajuan perempuan pengusaha, bukan sekadar menjalankan kegiatan seremonial.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IWAPI Kabupaten Sumbawa Periode 2026–2031 yang berlangsung di Ballroom La Grande Sumbawa Grand Hotel, Kamis (6/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi perempuan, dunia usaha, dan masyarakat Kabupaten Sumbawa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dalam membesarkan organisasi IWAPI di daerah.
Menurut Bupati, perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus pencipta lapangan kerja. Di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa, banyak perempuan yang menjalankan usaha mulai dari mengolah pangan lokal, kerajinan, tenun, perdagangan, hingga memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produknya.
“Usaha kecil bukan usaha yang kecil nilainya. Justru dari sanalah pondasi ekonomi daerah dibangun,” tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan, secara nasional lebih dari 60 persen pelaku UMKM merupakan perempuan atau sekitar 37 juta orang. Sementara IWAPI sebagai organisasi perempuan pengusaha terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara memiliki lebih dari 40 ribu anggota yang sebagian besar bergerak di sektor UMKM. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemajuan ekonomi daerah sangat bergantung pada berkembangnya perempuan pelaku usaha.
Lebih lanjut, Bupati Sumbawa menyebut Kabupaten Sumbawa memiliki potensi ekonomi yang sangat besar melalui berbagai produk unggulan seperti tenun khas Sumbawa, madu hutan, kopi Batulanteh, hasil perikanan, peternakan, hingga ekonomi kreatif. Tantangan yang dihadapi saat ini bukan lagi soal ketersediaan produk, melainkan bagaimana meningkatkan nilai tambah, kualitas, kemasan, pemasaran digital hingga mampu menembus pasar nasional dan ekspor.
Karena itu, ia berharap IWAPI mampu menjadi rumah belajar, rumah kolaborasi, rumah inovasi, sekaligus rumah pendampingan bagi para pelaku UMKM agar mampu naik kelas melalui sinergi dengan pemerintah, perbankan, akademisi, investor, dan berbagai mitra usaha.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa, lanjut Bupati, terus berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif melalui penguatan ekonomi kerakyatan sebagai bagian dari visi “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera” dengan berbagai program prioritas, termasuk pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi pelayanan, serta kemudahan berusaha.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak para perempuan pengusaha untuk tidak takut memulai usaha maupun menghadapi kegagalan. Ia optimistis kepengurusan baru DPC IWAPI Kabupaten Sumbawa mampu melahirkan lebih banyak perempuan pengusaha yang mandiri, inovatif, dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. (Mk)


























































































