Liputansumbawa.id–Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat pembangunan daerah, dimulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, serta ketakwaan kepada Allah SWT.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan sambutan pada malam pertama salat Tarawih, tepatnya usai salat Isya sebelum Tarawih dimulai, dalam rangka menyambut Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (19/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menilai pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari perubahan sikap. Ia mengingatkan bahwa kemajuan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang menuntut konsistensi dan kesadaran bersama.
“Perubahan tidak pernah terjadi secara singkat. Ia lahir dari disiplin, konsisten, dan bekerja dengan tanggung jawab,” ujar nya.
Selain pembangunan fisik, Bupati juga menekankan pentingnya pembangunan moral. Menurutnya, keberhasilan pembangunan akan lebih kuat jika ditopang oleh nilai ketaatan, kepedulian sosial, serta kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia pun mengajak jamaah memperbanyak doa agar daerah terhindar dari musibah, serta diberikan kelancaran dalam menjalankan program-program pembangunan di berbagai sektor.
Bupati berharap, upaya pembangunan ke depan dapat bergerak lebih cepat dan terarah, mencakup bidang sosial, ekonomi, pertanian, serta peningkatan ketenteraman masyarakat.
Pada kesempatan itu, beliau juga mengingatkan masyarakat untuk terus bersyukur atas nikmat yang masih dirasakan, meskipun Sumbawa sempat menghadapi ujian dan bencana.
Ia menyebut, doa dan solidaritas menjadi kekuatan penting dalam menghadapi tantangan.
Menutup sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah dan mengajak masyarakat saling memaafkan.
“Selamat menjalankan ibadah puasa. Mari kita saling memaafkan. Mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya. (LS/Marwan)







































































