Single News

Dua Rumah Panggung Ludes Terbakar di Tarano, Empat Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp500 Juta

Liputansumbawa.id–Kebakaran hebat melanda Dusun Trujung, Desa Labuhan Aji, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, Senin (2/3/2026) dini hari. Dua unit rumah panggung milik H. Pacing/Farida dan Darfiah hangus terbakar, sementara empat rumah lainnya terdampak akibat jilatan api.

Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin, kepada media ini menerangkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.56 Wita. Regu 2 Zona Empang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa menerima laporan dari warga dan langsung bergerak menuju lokasi.

Sekitar pukul 03.10 Wita, tim Damkartan Zona Empang tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK). Disusul bantuan Regu 2 Zona Plampang yang tiba pukul 03.30 Wita. Dengan mengerahkan dua unit mobil fire truck, petugas bersama anggota Koramil Tarano, aparat desa, dan masyarakat setempat bahu membahu melakukan pemadaman.

Api dengan cepat melahap dua rumah panggung hingga rata dengan tanah. Material bangunan yang didominasi kayu serta tiupan angin laut yang cukup kencang membuat api mudah membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.

“Empat rumah di sebelahnya terdampak, masing-masing dua rumah mengalami kerusakan pada bagian emper/serambi dan dua rumah lainnya pada bagian lesplang atap,” urai Sahabuddin.

Dari hasil pengamatan sementara di lapangan jelasnya, api diduga berasal dari salah satu rumah yang sudah tidak ditempati pemiliknya sebelum akhirnya merembet ke rumah di sebelahnya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses investigasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dua warga mengalami luka saat bergotong royong membantu pemadaman akibat terkena seng, dan telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas setempat.

Selain dua unit rumah panggung yang terbakar 100 persen beserta isinya, sejumlah barang berharga turut hangus, di antaranya satu unit sepeda motor, dua unit mesin speed boat, jaring penangkap ikan, serta kayu bahan pembuatan sampan.
Kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp500 juta.

“Berkat kesigapan petugas dan kerja sama warga, api berhasil dilokalisir dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.30 Wita,” sebut Sahabuddin.

Ia memastikan pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu yang rawan terbakar. (LS)