Liputansumbawa.id–Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mengajak para pelajar dan generasi muda di Kabupaten Sumbawa untuk memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif, terutama dalam menuntut ilmu dan meningkatkan kualitas diri.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam kegiatan Ramadan Camp 2026 yang digelar di Masjid Nurul Hudda, Kabupaten Sumbawa, Kamis (12/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori, tokoh agama, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur NTB mengawali dengan mengingatkan pentingnya kesadaran akan keterbatasan hidup manusia serta pentingnya menjalani kehidupan dengan penuh kerendahan hati.
Ia menuturkan bahwa manusia pada dasarnya sangat rentan dan kehidupan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, menurutnya, tidak ada alasan bagi seseorang untuk bersikap sombong atau terlalu percaya diri terhadap jabatan maupun kedudukan yang dimiliki.
“Kita ini begitu rentan. Hari ini kita ada, besok bisa saja tidak ada. Dunia tetap berjalan meskipun kita tidak ada lagi. Karena itu kita tidak punya alasan untuk sombong,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan kebahagiaannya dapat berada di Kabupaten Sumbawa dan menikmati suasana bulan suci Ramadan bersama masyarakat setempat.
Ia menyambut baik pelaksanaan kegiatan Ramadhan Camp yang dinilai menjadi wadah positif bagi para pelajar untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat.
Menurutnya, masa muda merupakan periode yang sangat menentukan masa depan seseorang, sehingga generasi muda perlu memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang produktif.
“Usia kalian sekarang ini adalah usia yang sangat menentukan bagaimana kalian akan hidup 10, 20, bahkan 30 tahun yang akan datang,” katanya.
Iqbal menegaskan bahwa masa depan bangsa sangat bergantung pada generasi muda saat ini. Karena itu, ia berharap para pelajar terus belajar, mengembangkan diri, serta membangun karakter yang kuat.
“Pemimpin masa depan sebenarnya adalah kalian. Karena itu menyiapkan masa depan bangsa berarti menyiapkan masa depan kalian,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak menyia-nyiakan waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, serta terus berani mencoba dan belajar dari berbagai pengalaman.
“Jangan pernah ragu untuk mengisi waktu dengan hal-hal positif, terutama yang berkaitan dengan menuntut ilmu,” pesannya.
Gubernur berharap kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda seperti Ramadhan Camp dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap memimpin di masa depan. (Marwan/Yuli/Amel)







































































