Single News

Gubernur NTB Dorong Kemandirian Siswa SLB Sumbawa melalui Modal Usaha dan Sertifikasi

Liputansumbawa.id—Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, mendorong penguatan keterampilan dan kemandirian siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Sumbawa melalui program dukungan modal usaha serta sertifikasi keahlian.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan sambutan dalam kunjungan bersama pemerintah daerah di SLB Negeri 1 Sumbawa Besar pada Kamis (12/3/2026. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur didampingi Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori dan unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan para guru yang dinilai telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam membimbing serta mengembangkan keterampilan para siswa.

“Saya bangga sekali melihat kerja keras Ibu Kepala Sekolah dan para guru. Terima kasih sudah sungguh-sungguh dengan hati mengembangkan keterampilan anak-anak yang ada di sini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa para siswa SLB harus memiliki masa depan yang jelas dan tidak boleh merasa tertinggal dari anak-anak lainnya. Karena itu, menurutnya, pendidikan di SLB harus mampu membekali siswa dengan keterampilan yang dapat membuat mereka mandiri setelah lulus sekolah.

“Kita harus membawa masa depan kepada mereka supaya mereka lulus dari sekolah ini dengan percaya diri dan memiliki kemampuan untuk mandiri,” kata Gubernur.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi NTB berencana menggagas kerja sama dengan Bank NTB Syariah, untuk menyiapkan skema bantuan modal usaha bagi para lulusan SLB.

Program tersebut diharapkan dapat membantu para siswa membangun usaha secara berkelompok setelah menyelesaikan pendidikan. Salah satu contoh usaha yang dapat dikembangkan adalah bidang desain dan sablon.

“Misalnya satu alumni lima atau enam orang bisa membuat usaha sablon bersama, mulai dari desain sampai produksi sehingga mereka bisa menerima pesanan dari luar,” jelasnya.

Selain itu, gubernur juga mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi akan memberikan dukungan sertifikasi kompetensi melalui program LSP bagi para siswa yang ingin bekerja di perusahaan atau industri.

Menurutnya, sertifikat kompetensi tersebut dapat menjadi bekal penting bagi lulusan SLB untuk memasuki dunia kerja, bahkan hingga ke luar negeri.

“Dengan sertifikat itu mereka bisa bekerja di dalam maupun luar negeri. Nanti biaya sertifikasinya akan difasilitasi oleh pemerintah provinsi,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak para orang tua siswa untuk tetap memberikan semangat dan kepercayaan diri kepada anak-anak mereka agar terus berusaha meraih masa depan yang lebih baik.

“Jangan merasa bahwa mereka tidak punya masa depan. Kita yang harus meyakinkan anak-anak kita bahwa mereka bisa membangun masa depan seperti yang lainnya,” katanya.

Gubernur juga meminta dukungan dari jajaran pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian untuk sesekali berkunjung ke sekolah guna memberikan motivasi kepada para siswa.

“Yang mereka butuhkan sekarang adalah motivasi. Karena itu saya titipkan agar adik-adik ini terus diberikan semangat,” pungkasnya. (Marwan/Yuli/Amel)