Liputansumbawa.id— Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah mengupayakan agar kawasan Samota (Saleh-Moyo-Tambora) ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam konsolidasi internal bersama para kepala OPD di Batudulang, Kamis (1/1/2026).
Menurutnya, Samota memiliki potensi yang jauh lebih besar dibandingkan kawasan-kawasan wisata unggulan nasional lainnya seperti Labuan Bajo, Mandalika, maupun Raja Ampat.
“Kita punya Hiu Paus, Air Terjun Mata Jitu, Danau Satonda, Gunung Tambora, hingga taman laut yang sangat indah Teluk Saleh. Potensi ini luar biasa dan layak menjadi KEK,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa program KEK merupakan salah satu jalan tercepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan menjadikan Samota sebagai KEK, Sumbawa berpeluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.
“Pemerintah pusat sekarang sedang mencari lokasi potensial untuk dijadikan KEK. Jangan sampai kita lengah. Semua data sudah masuk, dan Oktober–Desember ini adalah momentum pendaftaran proyek-proyek nasional,” tegasnya.
Pemda Sumbawa pun tengah mempercepat proses administratif dan pendukung agar Samota segera masuk dalam peta KEK nasional tahun ini. (LS)






























































