Liputansumbawa.id–Kepanikan melanda warga Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Selasa (17/3/2026) malam. Kobaran api tiba-tiba membesar dan melahap satu unit kios penjual bensin pertalite milik Kamaluddin, memicu ketegangan di tengah permukiman padat.
Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 22.10 Wita, saat warga melihat api dengan cepat membesar dari dalam kios. Dalam hitungan menit, si jago merah langsung menyambar botol-botol bensin yang tersimpan di lokasi, membuat api kian ganas dan sulit dikendalikan.
Mendapat laporan dari warga, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa bergerak cepat. Sekitar pukul 22.16 Wita, pasukan tiba di lokasi dan langsung berjibaku memadamkan api yang terus berkobar.
Dengan mengerahkan dua unit mobil fire truck dan satu unit fire jeep, petugas bersama anggota Kepolisian Sektor Sumbawa serta warga setempat bahu-membahu menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.
“Api dengan cepat membesar karena menyambar bensin pertalite yang tersimpan dalam kios,” ungkap laporan resmi Kepala Dinas Damkar Sumbawa, H. Sahabuddin yang diterima redaksi Liputan Sumbawa, sesaat setelah api berhasil dijinakan.
Diduga, kebakaran dipicu dari aktivitas memasak air menggunakan kompor gas yang ditinggal pemilik kios. Api kemudian menyambar bahan bakar yang mudah terbakar hingga menyebabkan kebakaran hebat.
Meski berlangsung singkat, kobaran api sempat meludeskan seluruh isi kios. Berbagai barang seperti bangunan semi permanen berbahan seng, kasur, kipas angin, hingga uang tunai sekitar Rp2 juta ikut hangus terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp6 juta.
Beruntung, berkat kesigapan petugas dan bantuan warga, api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu sekitar 7 menit dan tidak sempat meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kejadian tersebut menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas dengan api di dekat bahan mudah terbakar. (LS).








































































