Liputansumbawa.id—PAUD Madani Desa Sebeok, Kecamatan Orong Telu, menggelar kegiatan Outing Class di Puskesmas (PKM) Orong Telu, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini menjadi terobosan pembelajaran luar kelas pertama bagi PAUD di wilayah Orong Telu dengan menitikberatkan edukasi kesehatan sejak usia dini.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dengan keberangkatan siswa menuju PKM Orong Telu. Rombongan siswa dan tenaga pendidik disambut langsung oleh Kepala PKM Orong Telu, Deni Pranata, A.Md.Kep, bersama dokter, bidan, dan perawat.
Kepala PKM Orong Telu, Deni Pranata, mengapresiasi inisiatif PAUD Madani yang dinilai sejalan dengan program promotif dan preventif di bidang kesehatan.
“Edukasi kesehatan sejak dini sangat penting untuk membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat. Anak-anak perlu dikenalkan sejak awal agar perilaku sehat melekat hingga dewasa,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan senam sehat ceria yang dipandu petugas Puskesmas bersama guru. Senam ini bertujuan melatih motorik anak sekaligus membiasakan aktivitas fisik secara menyenangkan.
Selanjutnya, siswa dikenalkan dengan fungsi dan layanan Puskesmas melalui penjelasan sederhana dan komunikatif. Anak-anak juga mengikuti simulasi cuci tangan dan gosok gigi yang benar, dikemas dengan lagu dan permainan edukatif.
Suasana semakin hidup saat sesi simulasi “dokter-dokteran”.
Anak-anak bergantian berperan sebagai dokter dan pasien menggunakan alat peraga medis. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan keberanian, empati, serta mengenalkan dunia kesehatan sejak dini.
Kegiatan ditutup dengan pembagian cemilan sehat dan edukasi singkat tentang makanan sehat dan tidak sehat. Anak-anak diajak mengenali pilihan makanan yang baik bagi tubuh melalui contoh sederhana.
Penilik PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Kecamatan Orong Telu, Hendragunawan, S.Pd, menilai kegiatan ini sebagai inovasi pembelajaran yang efektif.
“Integrasi pembelajaran dengan edukasi kesehatan di fasilitas layanan publik sangat strategis dalam membentuk karakter dan perilaku hidup sehat anak sejak dini,” ujarnya.
Kepala PAUD Madani, M. Arian Santosa, menyebut Outing Class sebagai metode pembelajaran bermakna dan menyenangkan.
“Anak-anak lebih antusias karena belajar langsung di lapangan. Kegiatan ini juga melatih kemandirian, keterampilan sosial, dan kreativitas mereka,” jelasnya.
Kegiatan yang berakhir pukul 11.30 WITA ini diikuti 27 siswa dengan pendampingan empat tenaga pendidik, yakni Rosliana, Muliana, Dina Septiana, dan Hersa Juniarsih. (LS)








































































