Single News

Pantauan Harga Pangan di Pasar Seketeng: Sejumlah Komoditas Mengalami Kenaikan Signifikan

Liputansumbawa.id–Kondisi harga kebutuhan pokok di Pasar Seketeng, Sumbawa, terpantau mengalami kenaikan pada Selasa, 20 Januari 2026. Berdasarkan pantauan langsung dan wawancara tim liputan sumbawa  dengan para pedagang serta pembeli, kenaikan harga yang paling mencolok terjadi pada sektor sayur-mayur dan daging ayam, sementara beberapa komoditas lainnya cenderung stabil namun sepi pembeli.

Sektor sayur-mayur mengalami lonjakan harga yang cukup drastis. Ibu Yuti selaku pedagang sayur-mayur menjelaskan bahwa harga cabai rawit kini menembus angka Rp80.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya yang berkisar di angka Rp50.000. Selain cabai, harga tomat juga mengalami kenaikan menjadi Rp15.000 per kilogram dari harga normal Rp10.000. Kenaikan ini diduga kuat akibat faktor cuaca yang mempengaruhi hasil panen petani.

Harga tomat di pasar seketeng Kabupaten Sumbawa mengalami kenaikan dalam beberapa minggu terakhir. Saat ini, harga tomat mencapai Rp15.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp10.000.

Salah seorang pedagang Ibu Yuti, mengatakan bahwa kenaikan harga tomat dipengaruhi oleh faktor cuaca.

“Kalau musim hujan, harga tomat biasanya naik. Berbeda kalau musim tanam, harganya bisa turun,” ujarnya saat diwawancarai Tim Liputan Sumbawa di Pasar seketeng 20/1/26.

Tomat yang dijual di pasar berasal dari wilayah Sumbawa dan sebagian dari Lombok. Meski harga mengalami kenaikan, kualitas tomat dinilai cukup baik, khususnya tomat yang berasal dari Sumbawa.

Menurut Yuti, pembeli masih menerima harga tomat saat ini dengan baik karena memahami kondisi cuaca yang mempengaruhi pasokan.

“Pembeli juga sudah tahu kondisi tomat, jadi tetap membeli,” ungkapnya .

Di lapak daging, harga daging sapi segar saat ini dijual seharga Rp120.000 per kilogram. Meskipun harga tergolong tinggi, pedagang mengaku stok tetap tersedia namun jumlah pembeli mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, harga ayam potong berada di angka Rp40.000-45.000 per-kg dari harga sebelumnya terhitung dari desember 2025 hingga januari 2026, kemungkinan akan terus naik mengingat permintaan akan makin banyak menyambut ramadhan. Pedagang ayam mengeluhkan beberapa hari ini sepinya pembeli yang membuat omset harian mereka menurun.

Untuk komoditas laut, harga ikan laut terpantau bervariasi tergantung jenisnya, dengan rata-rata harga berkisar antara Rp30.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Di sisi lain, harga sembako seperti gula dan minyak goreng naik dari harga sebelumnya. Harga gula yang awalnya Rp765.000 per 50kg naik ke harga Rp800.000  dan minyak goreng curah berada di angka Rp325.000 dari harga Rp 320.000 per jerigen dan minyak botol dari harga Rp205.000 naik ke harga 220.000/12 botol. (Alina/Eky/Citra/Ifta)