Liputansumbawa.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Orong Telu menggelar kegiatan pelestarian budaya bertajuk “Lestarikan Budaya Karapan Kerbau” atau Barapan Kebo (basa Sumbawa, red) pada Minggu (13/12/2025), di Dusun Pelita Masa, Desa Kelawais, Kecamatan Orong Telu.
Ketua PGRI Kecamatan Orong Telu, Muhamad Resad, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen PGRI dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal yang telah menjadi identitas masyarakat Orong Telu.
“Karapan kerbau bukan sekadar perlombaan, tetapi mengandung nilai kebersamaan, kerja keras, dan kearifan lokal yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan PGRI dalam kegiatan kebudayaan juga merupakan bagian dari peran guru dalam pendidikan karakter, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di tengah kehidupan sosial masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah, khususnya kepada peserta didik, agar mereka tidak melupakan jati diri dan tradisi leluhur,” tambahnya.
Lebih lanjut, Muhamad Resad berharap kegiatan pelestarian budaya seperti karapan kerbau dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Kami berharap sinergi antara guru, masyarakat, dan pemerintah desa terus terjalin, sehingga budaya lokal tetap hidup dan menjadi kebanggaan bersama,” tutupnya. (LS)







































































