Single News

Polisi Ungkap Identitas dan Penyebab Kematian Mr X yang Ditemukan Laut Tanjung Menangis

Liputansumbawa.id–Identitas mayat laki-laki (Mr X) yang ditemukan terapung di perairan Tanjung Menangis, Kelurahan Brangbiji, Kecamatan Sumbawa, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Amiruddin (54), seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Lombok Timur.

Jenazah pertama kali ditemukan pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 14.00 Wita oleh nelayan setempat, Supardi (44), warga Desa Labuan Sumbawa. Saat itu Supardi sedang memancing di sekitar lokasi dan melihat sosok tubuh manusia mengapung di laut.

Mengetahui hal tersebut, Supardi segera melaporkan temuannya kepada pihak kepolisian. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Sumbawa bersama Satpolairud Polres Sumbawa untuk melakukan evakuasi di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa Iptu Andy Nur Rosihan Alfajri, S.Tr.K. mengatakan, setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara.

“Jenazah ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang memancing di sekitar perairan Tanjung Menangis. Setelah laporan diterima, tim langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi,” ujarnya.

Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 15.00 Wita oleh personel Satpolairud Polres Sumbawa. Sekitar pukul 16.20 Wita, jenazah berhasil dibawa ke daratan di Pantai Goa, Kecamatan Labuan Badas, kemudian dibawa ke RSUD Sumbawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil visum luar yang dilakukan dokter jaga dr. Bintang Deman Jaya menunjukkan korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia di atas 50 tahun. Kondisi jenazah saat ditemukan sudah mengalami pembusukan cukup lanjut.

“Diperkirakan korban telah meninggal lebih dari satu minggu. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Andy.

Polisi juga menemukan korban masih mengenakan kaus hitam bergambar boneka dengan tulisan “Broken Home”. Sebagian bagian tubuh korban mengalami kerusakan yang diduga akibat aktivitas biota laut.

Identitas korban akhirnya diketahui pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 Wita setelah polisi berkoordinasi dengan Polres Lombok Timur. Dari hasil pencocokan ciri dan pakaian yang dikenakan, keluarga memastikan jenazah tersebut adalah Amiruddin, kelahiran Sinjai, 14 Agustus 1971.

Korban diketahui bekerja sebagai nelayan dan beralamat di Jalan Kepiting, RT 003/RW 002, Desa Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

“Korban merupakan nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Kaliantan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur,” tambahnya.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah dibersihkan dan dikafani sebelum diserahkan kepada keluarga. Jenazah kemudian diberangkatkan menuju rumah duka menggunakan ambulans RSUD Sumbawa dan dimakamkan oleh keluarga pada Rabu (11/3/2026) pagi.

Polisi memastikan korban meninggal akibat kecelakaan laut yang diduga dipicu cuaca ekstrem di perairan Lombok Timur beberapa hari sebelumnya. (LS)