Single News

Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Pejabat Eselon I di Istana, Bahas Strategi Pemerintahan dan Situasi Terkini

Jakarta, Liputansumbawa.id – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat besar dengan mengumpulkan seluruh jajaran menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselon I menteri/lembaga di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Sejak siang hari, para pejabat negara tampak mulai berdatangan ke kompleks Istana untuk mengikuti agenda taklimat yang dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Kehadiran mereka menandai pentingnya pertemuan tersebut dalam menyatukan arah kebijakan pemerintah.

Tak hanya menteri, rapat ini juga diikuti oleh pejabat tinggi lembaga negara hingga pimpinan BUMN. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh elemen birokrasi berada dalam satu visi yang sama dalam menjalankan program kerja ke depan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah diundang dalam pertemuan tersebut.

“Bapak Presiden mengumpulkan seluruh anggota Kabinet Merah putih beserta seluruh eselon I K/L, seluruh dirjen/deputi, serta para dirut BUMN,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo menjelaskan bahwa taklimat ini akan berisi arahan strategis dari presiden.

“Bapak Presiden merasa penting untuk menyampaikan juga secara langsung kepada seluruh eselon satu karena kita semua ini kan kesatuan. Di sebuah kementerian ada menteri, didukung oleh para eselon satu dan jajaran di bawahnya,” ujar Angga.

Taklimat ini menjadi momentum penting bagi pemerintahan untuk menyamakan persepsi terkait kebijakan, termasuk merespons dinamika global yang tengah berkembang. Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menyinggung kondisi geopolitik dunia yang berpotensi berdampak pada Indonesia, sehingga diperlukan kesiapan dan koordinasi yang kuat di internal pemerintahan.

Dengan dikumpulkannya seluruh pimpinan kementerian dan lembaga dalam satu forum, pemerintah diharapkan dapat memperkuat sinergi serta mempercepat implementasi program prioritas nasional. (Editor)

c/Detik News – Kumparan