Liputansumbawa.id — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menunjukkan komitmen serius dalam penanganan persoalan sampah dengan turun langsung meninjau kegiatan gotong royong di Kecamatan Rhee, Senin pagi. Kegiatan yang melibatkan ASN dan masyarakat ini dipusatkan di kawasan wisata kuliner jagung, sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membangun kesadaran kolektif.
Gotong royong tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi penanganan persampahan yang digelar pekan lalu. Dalam rapat itu, terungkap maraknya tempat pembuangan sampah (TPS) liar di berbagai titik di Kabupaten Sumbawa yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Di hadapan peserta kegiatan, Wabup H. Ansori menegaskan komitmennya untuk memberantas TPS liar tanpa kompromi. Ia menekankan bahwa tidak boleh lagi ada praktik pembuangan sampah sembarangan, baik di pinggir jalan, fasilitas umum, bantaran sungai, maupun lokasi lainnya.
“Kita tidak ingin lagi melihat sampah dibuang sembarangan. Semua pihak harus terlibat aktif untuk menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Ia juga mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam gerakan bersama mengatasi persoalan sampah. Menurutnya, edukasi harus dilakukan secara masif dan menyentuh berbagai lapisan, termasuk melalui mimbar keagamaan.
“Kita perlu gerakan bersama. Bahkan melalui khutbah dan ceramah di masjid, mari kita ingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan,” imbuhnya.
Sebelum meninjau kegiatan gotong royong, Wabup H. Ansori lebih dulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa. Dalam sidak tersebut, ia bertindak sebagai pembina apel sekaligus memantau langsung kinerja serta kualitas pelayanan ASN kepada masyarakat.
Langkah ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam membangun budaya bersih sekaligus meningkatkan disiplin dan pelayanan publik di lingkungan pemerintahan.



























































































