Liputansumbawa.id – Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori secara resmi melepas peserta Program Latihan Kerja Industri (PLKI) dalam rangka kerja sama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan PT Panasonic Manufacturing Indonesia, di Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (22/7/2026).
Program tersebut merupakan implementasi Program Unggulan Jarot–Ansori di bidang penciptaan tenaga kerja unggul dan mandiri, yang bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas akses kerja bagi generasi muda Sumbawa.
Kegiatan pelepasan dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa beserta jajaran, perwakilan Diskominfotiksandi Kabupaten Sumbawa, serta para peserta yang akan mengikuti pelatihan industri di Jakarta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, H. Khaeruddin, S.E., M.Si., menjelaskan seluruh peserta telah melalui proses seleksi yang meliputi administrasi, tes, hingga wawancara bersama pihak PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
Ia menyebut seluruh biaya seleksi hingga pemberangkatan ditanggung Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Selama mengikuti program magang selama enam bulan, peserta juga memperoleh uang saku sebesar Rp500 ribu per bulan, sedangkan biaya tempat tinggal, konsumsi, dan fasilitas lainnya ditanggung oleh perusahaan.
Selain mendapatkan pengalaman kerja di industri manufaktur, peserta juga memiliki peluang untuk direkrut sebagai karyawan melalui skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) apabila menunjukkan kompetensi, disiplin, dan kinerja yang baik selama masa pelatihan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori berharap program tersebut menjadi bekal berharga bagi peserta dalam meningkatkan keterampilan, pengalaman, dan daya saing di dunia kerja.
Ia menilai kerja sama dengan dunia industri merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan tingginya jumlah lulusan SMA, SMK, maupun perguruan tinggi yang setiap tahun memasuki pasar kerja.
Wabup juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin serta menjaga nama baik Kabupaten Sumbawa selama menjalani program magang.
Menurutnya, keberhasilan peserta tidak hanya berdampak pada masa depan mereka sendiri, tetapi juga menjadi modal penting bagi keberlanjutan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan perusahaan nasional lainnya.
Di akhir kegiatan, Wakil Bupati meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi membangun basis data alumni program magang sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar pengembangan kemitraan dengan lebih banyak perusahaan di masa mendatang.
Program ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia industri, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, maju, dan mandiri. (Editorial)


























































































