Liputansumbawa.id–Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Sosial terus memperkuat komitmen memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan.
Kabar terbaru, Program Sekolah Rakyat atau SR yang menyasar anak-anak keluarga prasejahtera, kini tengah menyiapkan fasilitas permanen guna menunjang kualitas belajar mengajar.
Program SR kini menjadi ujung tombak Pemkab Sumbawa dalam menangani kemiskinan pada kategori Desil Satu sampai dengan empat dan masuk dalam kategori miskin ekstrem.
Meski saat ini kegiatan belajar masih menumpang di SMP Negeri 4 Sumbawa Besar, Dinas Sosial bersama Kementerian PU telah memetakan lokasi permanen yang berlokasi di kawasan Tanda Depan Pertamina (TDP).
Tidak tanggung-tanggung, fasilitas yang disiapkan untuk para siswa tergolong sangat lengkap dan sepenuhnya gratis. Setiap anak akan mendapatkan asrama tinggal yang layak, fasilitas laptop pribadi per siswa, Pemenuhan kebutuhan pangan harian, Hingga seragam sekolah lengkap.
Kabid Rehsos Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Herlan S, mengakui masih banyak orang tua dari kategori miskin ekstrem yang enggan melepas anak mereka untuk tinggal di asrama.
Terkait transparansi program, pihak Dinsos menegaskan bahwa seleksi masuk Sekolah Rakyat dilakukan secara sangat ketat. Herlan menjamin tidak ada sistem titipan dalam proses rekrutmen siswa.
Seluruh peserta yang terpilih merupakan hasil verifikasi faktual langsung di lapangan agar bantuan tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.
Dengan adanya fasilitas permanen di masa mendatang, diharapkan Program Sekolah Rakyat ini dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang stabil dan mampu mengangkat derajat ekonomi keluarga penerima manfaat di Kabupaten Sumbawa. (LS/citra/alan/eki)







































































