Single News

TIDAR Sumbawa Dukung Tindak Tegas Illegal Logging

Liputansumbawa.id—Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya (PC TIDAR) Sumbawa mendukung sepenuhnya upaya pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohammad Ansori. Langkah Pemda Sumbawa merupakan sikap tegas pemerintah untuk menyelamatkan kondisi hutan Kabupaten Sumbawa khususnya di Kecamatan Batulanteh yang dijarah oleh oknum pengusaha kayu.

PC TIDAR Sumbawa menilai tindakan tegas ini harus dibarengi oleh keberanian semua pihak khususnya masyarakat di Desa-Desa sekitar hutan yang pertama akan menerima dampak negative akibat kerusakan hutan. Tindakan tegas ini juga harus dibarengi oleh komitmen penegakan hukum dari aparat penegak hukum baik itu Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri.

Terlebih khusus lagi Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Propinsi Nusa Tenggara Barat sebagai leading sector utama dalam menjaga kelestarian hutan di semua wilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat khususnya di Kabupaten Sumbawa. Karena selama ini peran DLHK NTB melalui BPKH yang tersebar di sejumlah tempat tidak mampu menunjukan taringnya kepada para pelaku perambahan hutan secara illegal.

Ketua PC TIDAR Sumbawa, Muhammad Kaniti, Kamis (4/6/2026), menegaskan bahwa semua pihak bertanggung jawab atas kelestarian hutan yang menjadi sumber air dan menyuplai oksigen bagi masyarakat. Kerusakan hutan oleh pelaku illegal logging jangan dipandang sebelah mata apalagi dinormalisasikan dengan alasan apapun.

Apalagi tambahnya, pelaku perusak hutan kerap berkilah dengan dokumen administrative yang belum tentu keabsahannya berlaku atau sah secara hukum. Belum lagi para pelaku kadang bermain mata dengan oknum aparat penegak hukum.

Ketua PC TIDAR Sumbawa menegaskan bahwa pihaknya selaku Organisasi Sayap Kepemudaan Partai Gerindra sangat menyayangkan jika Asta Cita Presiden Prabowo Subianto tidak benar-benar dijalankan oleh aparat penegak hukum yang bermain mata dengan perusak hutan maka sebaiknya mundur saja dari jabatan.

“Mereka adalah aparat penegak hukum, kalau tidak mampu bekerja sebaiknya mundur atau kalau bermain mata dengan pelaku kejahatan tunggu saja waktunya pasti akan kena getahnya juga,” tandas Ketua PC TIDAR Sumbawa.

Dia menambahkan bahwa upaya Jarot-Ansori untuk menjaga kelestarian hutan di Kabupaten Sumbawa melalui program Sumbawa Hijau Lestari agar dikawal dan disukseskan agar pada saatnya nanti semua bibit pohon yang ditanam akan tumbuh berkembang dan mengembalikan kondisi hutan Sumbawa seperti sedia kala.

“TIDAR mendukung upaya Sumbawa Hijau Lestari sebagai bagian dari salah satu perwujudan Filosofi Lima Cinta yang diusung TIDAR yakni Cinta Indonesia yang memiliki arti kesadaran dari dalam diri untuk memiliki, menjaga dan mempertahankan identitas serta integritas bangsa Indonesia secara nyata,” pungkas Ketua PC TIDAR Sumbawa. (LS)