Liputansumbawa.id–Pemerintah Kabupaten Sumbawa bergerak cepat mengantisipasi potensi lonjakan kebutuhan gas elpiji menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Melalui koordinasi dengan PT Pertamina (Persero), Pemkab Sumbawa mendapatkan tambahan alokasi fakultatif LPG 3 kilogram untuk menjaga ketersediaan pasokan di tengah masyarakat.
Kabag Ekonomi dan SDA Setda Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, menjelaskan bahwa tambahan alokasi tersebut diberikan pada beberapa hari menjelang perayaan Nyepi dan Idul Fitri guna mengantisipasi meningkatnya konsumsi rumah tangga.
“Tambahan alokasi diberikan pada tanggal 17 dan 18 Maret sebesar 74 persen dari kuota harian, dengan rincian 37 persen per hari atau sekitar 10 ribu tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan melalui agen dan pangkalan,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Ivan, pada tanggal 19 dan 22 Maret juga disiapkan tambahan alokasi yang lebih besar yakni sebesar 174 persen dari kuota harian. Rinciannya, sekitar 87 persen per hari atau setara dengan sekitar 4.408 tabung LPG 3 kilogram yang akan disalurkan kepada masyarakat.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Pertamina untuk memastikan distribusi LPG 3 kilogram tetap terjaga, terutama menjelang momentum hari raya yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi energi rumah tangga.
Pemkab Sumbawa juga terus melakukan pemantauan distribusi di lapangan melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan LPG, agar penyaluran dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Dengan tambahan alokasi fakultatif ini diharapkan tidak terjadi kelangkaan LPG 3 kilogram di masyarakat, sehingga aktivitas rumah tangga maupun usaha mikro tetap berjalan dengan baik selama periode Hari Raya Nyepi,” pungkasnya. (LS)








































































