Liputansumbawa.id–Kontingen Kabupaten Sumbawa kembali menambah pundi-pundi medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026. Kali ini, cabang olahraga sepak takraw tampil gemilang dengan menyabet dua medali emas sekaligus di nomor tim beregu putra dan tim beregu putri.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti dominasi tim sepak takraw Sumbawa di tingkat Provinsi NTB. Pada partai final, tim putra maupun putri mampu tampil konsisten hingga mengamankan posisi tertinggi di podium juara.
Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang juga Wakil Bupati Sumbawa, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah bekerja keras selama menjalani pemusatan latihan.
“Alhamdulillah, target kami untuk meraih dua medali emas berhasil tercapai. Ini merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak yang telah mempersiapkan tim dengan baik,” ujar Ansori.
Pada nomor tim beregu putra, Kabupaten Sumbawa berhasil meraih medali emas setelah mengungguli Kabupaten Sumbawa Barat yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu menjadi milik Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.
Sementara di nomor tim beregu putri, Kabupaten Sumbawa kembali tampil sebagai juara dan meraih medali emas. Kota Bima menempati posisi kedua dengan medali perak, sedangkan Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu berbagi medali perunggu.
Ansori menegaskan, prestasi tersebut menjadi modal penting untuk pembinaan atlet sepak takraw ke depan. Menurutnya, PSTI Sumbawa akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat memperkuat kontingen NTB pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang. Kami ingin atlet-atlet Sumbawa tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mampu mengharumkan nama NTB di tingkat nasional,” tegasnya.
Raihan dua medali emas dari cabang sepak takraw semakin memperkuat posisi Kabupaten Sumbawa dalam perolehan medali Porprov XII NTB 2026, sekaligus membuktikan bahwa Tana Samawa masih menjadi salah satu kekuatan utama sepak takraw di Nusa Tenggara Barat. (Mk)


























































































