Single News

Mahasiswa UNSA Gelar Digitalisasi UMKM dan Pembuatan QRIS di Desa Lenangguar

Liputansumbawa.id–Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 13 Desa Lenangguar meluncurkan program kerja unggulan berbasis digitalisasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat, pada Senin (17/8/2026).

Program ini berfokus pada peningkatkan visibilitas usaha melalui pembuatan spanduk promosi serta modernisasi sistem transaksi dengan penerbitan Kode QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Langkah ini diambil setelah mahasiswa KKL melakukan pemetaan potensi ekonomi desa dan menemukan bahwa sebagian besar pelaku usaha mikro masih menggunakan papan nama seadanya serta mengandalkan sistem pembayaran tunai.

Melalui pendampingan ini, para pemilik UMKM tidak hanya mendapatkan media promosi fisik yang profesional, tetapi juga pembekalan mengenai cara memantau transaksi masuk via smartphone secara real-time.

“Pendampingan ini sangat membantu kami yang tadinya bingung membuat QRIS dan spanduk. Sekarang tempat usaha kelihatan lebih rapi dan pembeli luar desa tidak perlu pusing cari uang kembalian lagi,” ujar Fitri, pelaku UMKM Desa Lenangguar.

Ketua Kelompok 13 KKL Desa Lenangguar, Arjun Saputra, berharap program ini menjadi pijakan awal bagi UMKM setempat untuk terus berkembang mandiri, berdaya saing tinggi, dan siap masuk ke dalam ekosistem digital yang lebih luas. (Alin).