Single News

Perkuat 10 Program Pokok PKK, Pengurus Sumbawa Didorong Lebih Kompak dan Kreatif

Liputansumbawa.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kapasitas jajaran pengurus agar semakin aktif, kreatif, responsif, dan mampu menjalankan program secara terkoordinasi hingga tingkat desa.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pengurus TP PKK Kabupaten Sumbawa dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Sekretariat TP PKK Kabupaten Sumbawa, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., para narasumber, pengurus TP PKK Kabupaten Sumbawa, serta Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.

Ketua Panitia Pelaksana, Arif Alamsyah, S.STP., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 57 peserta, terdiri dari 24 peserta TP PKK Kecamatan, 30 pengurus TP PKK Kabupaten, serta tiga Ketua TP PKK Desa/Kelurahan.

Menurutnya, peningkatan kapasitas diperlukan untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan pengurus dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi. Tidak hanya itu, kegiatan juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dalam perencanaan, pelaksanaan, koordinasi, monitoring hingga evaluasi program.

“Penguatan kapasitas ini juga menjadi bagian penting dalam membangun sinergi, komunikasi, kekompakan dan kerja sama antar-pengurus TP PKK, sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK,” ujarnya.

Pembangunan Dimulai dari Keluarga

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, menegaskan bahwa peran PKK memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berlangsung melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga dimulai dari lingkungan keluarga.

“Pembangunan daerah tidak hanya dimulai dari kantor-kantor pemerintah, tetapi berawal dari dalam rumah. Dari ibu yang memperhatikan gizi anak hingga perempuan yang menggerakkan usaha keluarga,” ujarnya.

Karena itu, TP PKK Sumbawa berkomitmen memperkuat program-program yang bersentuhan langsung dengan kehidupan keluarga dan masyarakat.

Salah satunya dengan mengaktifkan kembali Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang sebelumnya sempat terhenti.

Program tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif berbasis rumah tangga sekaligus membuka ruang bagi keluarga untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui pengembangan potensi usaha di wilayah masing-masing.

Fokus pada Empat Isu Prioritas

Selain pemberdayaan ekonomi keluarga, TP PKK Kabupaten Sumbawa juga mendorong agar 10 Program Pokok PKK dapat diselaraskan dengan isu-isu prioritas nasional maupun daerah, khususnya yang menjadi perhatian di NTB dan Kabupaten Sumbawa.

Empat isu yang menjadi perhatian tersebut yakni penanganan stunting, pencegahan pernikahan dini, penanggulangan penyalahgunaan narkoba, serta pengelolaan sampah.

Menurut Hj. Ida Fitria, penguatan kapasitas pengurus menjadi bagian penting agar jajaran PKK di seluruh tingkatan mampu memahami persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mengambil peran dalam mencari solusi.

Melalui peningkatan kapasitas dan penguatan koordinasi tersebut, TP PKK Sumbawa diharapkan semakin mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama agar seluruh jajaran TP PKK dapat bekerja lebih aktif, kreatif, responsif, dan terkoordinasi dalam menjalankan program serta mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Sumbawa. (Editorial)

C/Fb:Kominfotiksandi Pemkab Sumbawa