Single News

Nahas di Tanjakan Miri, Truk Pengangkut Jagung Terbalik

Liputansumbawa.id—Sebuah truk pengangkut jagung mengalami kecelakaan di Tanjakan Miri, Jalan Lintas Teladan–Kelawis, Kecamatan Orong Telu, Kabupaten Sumbawa, Minggu (13/9/2026) pagi.

Truk tersebut diketahui membawa muatan jagung sekitar 3–4 ton yang rencananya akan dibawa menuju Sumbawa Besar untuk dijual. Namun, sebelum sampai ke lokasi tujuan, kendaraan tersebut justru terbalik di tengah badan jalan saat melintasi Tanjakan Miri.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kendaraan terlihat dalam kondisi terbalik dengan posisi roda berada di atas, sementara muatan jagung yang dibawa berada di sekitar kendaraan.

Kecelakaan tersebut kembali menjadi perhatian pengguna jalan lantaran kejadian serupa disebut telah beberapa kali terjadi di Tanjakan Miri. Amir, seorang sopir L300 yang kerap melintasi jalur tersebut, mengatakan bahwa kecelakaan kendaraan di lokasi itu bukanlah kejadian pertama.

Menurut Amir, kondisi Tanjakan Miri perlu menjadi perhatian, terutama bagi kendaraan yang melintas dengan membawa muatan berat. Sudah beberapa kali terjadi kendaraan terbalik di tanjakan ini. Ini bukan kejadian yang pertama,” ujar Amir.

Ia berharap kondisi jalur tersebut mendapat perhatian dari pemerintah maupun instansi terkait, mengingat Jalan Lintas Teladan–Kelawis merupakan akses penting bagi masyarakat, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian.

Truk yang mengalami kecelakaan tersebut membawa sekitar 3–4 ton jagung, hasil pertanian yang hendak dipasarkan ke Sumbawa Besar.Bagi masyarakat Orong Telu, jalur Teladan–Kelawis memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, khususnya distribusi hasil pertanian dari wilayah pedesaan menuju pusat pemasaran.

Berulangnya kecelakaan di Tanjakan Miri menjadi sinyal agar kondisi titik tersebut mendapat evaluasi. Penanganan terhadap lokasi rawan kecelakaan dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Meski kecelakaan kali ini tidak menimbulkan korban jiwa, berulangnya kendaraan terbalik di Tanjakan Miri patut menjadi perhatian serius. Keselamatan pengguna jalan dan kelancaran distribusi hasil pertanian masyarakat seharusnya menjadi bagian penting dalam penanganan jalur tersebut. (Dn)