Single News

Pengumpulan ZIS BAZNAS Sumbawa Tembus Rp5,5 Miliar, Bupati Sumbawa Beri Apresiasi

Liputansumbawa.id, Sumbawa Besar — Pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa mencapai Rp5,5 miliar selama Januari hingga Oktober 2026. Capaian ini mendapat apresiasi dari Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., yang menilai kinerja BAZNAS menunjukkan perkembangan positif.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Haflah Al-Qur’an dan Tasyakuran Satu Tahun Kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Sumbawa di Masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa Besar, Kamis (8/10/2026).

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan bahwa penghimpunan dana ZIS menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut.

Ia berharap dukungan masyarakat terus menguat agar BAZNAS dapat menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Jarot turut mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, penghimpunan dana ZIS yang meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan masa awal kepengurusan menunjukkan perkembangan positif sekaligus mencerminkan kerja keras jajaran BAZNAS dalam mengelola dan menghimpun dana umat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peringatan satu tahun kepengurusan BAZNAS Kabupaten Sumbawa periode 2025–2030.

Selain membahas perkembangan pengelolaan zakat, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Sumbawa.

Bupati Jarot menyampaikan penghargaan kepada Ustaz H. Darwin Hasibuan, S.Pd.I., yang telah memberikan bimbingan dan pelatihan kepada para qori dan qoriah selama tiga hari, pada 6–8 Oktober 2026.

Menurutnya, pembinaan tersebut penting untuk meningkatkan kemampuan generasi muda dalam seni baca Al-Qur’an. Namun, membangun generasi Qurani tidak cukup hanya dengan mengejar prestasi dalam perlombaan.

Pembinaan juga perlu diarahkan pada pembentukan karakter dan akhlak mulia. Keberhasilan mendidik anak, kata Bupati, tidak semata-mata diukur dari pencapaian akademik atau kemenangan dalam kompetisi, tetapi juga dari tumbuhnya pribadi yang taat beribadah, jujur, berakhlak baik, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan Haflah Al-Qur’an dan tasyakuran tersebut, Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat dalam memperluas syiar Islam, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun generasi Qurani yang berkarakter di Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Forkopimda, jajaran BAZNAS, staf ahli dan asisten bupati, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, alim ulama, tokoh agama dan masyarakat, para camat, kepala desa, serta qori dan qoriah terbaik Kabupaten Sumbawa.

C/Fb: Prokopim Sumbawa