Liputansumbawa.id–Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 5 Sumbawa memamerkan berbagai prestasi dan potensi siswanya dalam kegiatan Open House bertema “Dulu Kami Bermimpi, Kini Kami Berani”, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang bagi pihak sekolah untuk memperlihatkan perkembangan siswa, mulai dari capaian akademik, kreativitas, hingga pembentukan rasa percaya diri melalui proses pembelajaran dan kehidupan berasrama.
Kepala SRD 5 Sumbawa, Nani Indrawati, S.S., M.Pd., menegaskan bahwa Open House bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk melihat langsung perkembangan anak-anak di sekolah tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kami membuka kesempatan bagi para tamu untuk melihat secara langsung lingkungan sekolah, proses pembelajaran, kehidupan asrama, serta perkembangan dan potensi anak-anak kami,” ujarnya.
SRD 5 Sumbawa mulai beroperasi pada 6 Oktober 2025. Saat ini, sekolah tersebut melayani 60 siswa kelas II hingga kelas VI yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa.
Sebagai bagian dari program Sekolah Rakyat, lembaga pendidikan berasrama gratis ini memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.
Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana sebagai sekolah rintisan, para siswa SRD 5 Sumbawa mulai menunjukkan prestasi di berbagai bidang.
Salah satunya, Ussi Anggraini yang berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Matematika Nasional (OMNAS) Level C tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Prestasi lainnya diraih dalam Olimpiade Venus tingkat Kabupaten Sumbawa 2026. Siswa SRD 5 Sumbawa berhasil meraih medali pada bidang coding, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Pada Olimpiade Orion 2026, sejumlah siswa juga berhasil memperoleh medali dan melanjutkan kompetisi ke tingkat provinsi. Sementara di bidang nonakademik, siswa turut berpartisipasi dalam ajang fashion show CFN tingkat Kabupaten Sumbawa.
Menurut Nani, capaian tersebut bukan semata-mata tentang jumlah medali, tetapi juga menunjukkan tumbuhnya keberanian, kemauan belajar, dan rasa percaya diri siswa.
“Bagi kami, prestasi bukan hanya tentang medali, tetapi juga keberanian untuk mencoba, kemauan untuk belajar, dan tumbuhnya rasa percaya diri. Kami ingin setiap anak memperoleh kesempatan untuk mengenali dan mengembangkan potensinya,” katanya.
Meski demikian, Nani mengakui SRD 5 Sumbawa masih membutuhkan pembenahan, terutama dalam peningkatan sarana dan prasarana, penguatan layanan pembelajaran, serta pengasuhan siswa di lingkungan asrama.
Pihak sekolah terus berupaya mengoptimalkan fasilitas yang tersedia dan meningkatkan kualitas layanan secara bertahap agar siswa mendapatkan lingkungan belajar dan pengasuhan yang lebih baik.
Untuk itu, Nani mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, perangkat daerah, organisasi masyarakat, dunia usaha, orang tua atau wali siswa, serta berbagai mitra pendidikan.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar sekolah dapat terus berkembang dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa untuk mengasah minat, bakat, serta kemampuan mereka.
Melalui Open House ini, SRD 5 Sumbawa ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang bagi anak-anak untuk berprestasi. Dengan pendampingan, dukungan, dan kesempatan yang setara, mereka diharapkan semakin berani mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik. (Dn)


























































































