Liputansumbawa.id — Kecelakaan tunggal truk pengangkut kayu di Tanjakan Bringin Sier, Jalan Usaha Tani (JUT), Desa Sempe, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, menewaskan dua orang dan menyebabkan dua lainnya luka-luka, Kamis (15/10/2026) malam.
Truk R6 berwarna kuning tanpa nomor polisi itu terbalik setelah mengalami patah roda belakang saat melintasi tanjakan terjal dengan kondisi jalan tanah sekitar pukul 20.00 WITA.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Moyo Hulu IPTU Tahir Lantu, menjelaskan truk tersebut dikemudikan R (40) dengan membawa sekitar delapan kubik kayu olahan dari areal perkebunan warga Desa Sempe menuju Desa Marga Karya.
Saat melewati tanjakan, kendaraan diduga tidak mampu menanjak akibat patah roda belakang. Truk kemudian bergerak mundur sebelum akhirnya terbalik. Muatan kayu menimpa penumpang yang berada di bak kendaraan.
Dua korban, yakni Z (48), warga Desa Sempe, dan AAW (29), warga Desa Marga Karya, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengemudi R (40) dan penumpang lainnya, I (38), mengalami luka-luka dan patah tulang.
Petugas Polsek Moyo Hulu bersama warga melakukan evakuasi di tengah medan yang sulit. Proses evakuasi jenazah rampung pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 01.00 WITA, sebelum kedua jenazah diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Korban I mengalami patah tulang pada tangan dan cedera di bagian dada. Ia dirujuk dari Puskesmas Moyo Hulu ke RSUD Kabupaten Sumbawa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Adapun pengemudi menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat.
Kapolsek menyatakan penanganan kecelakaan tersebut dikoordinasikan dengan Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Sumbawa.
Selain menyelidiki penyebab kecelakaan, kepolisian juga mendalami asal-usul kayu olahan yang diangkut truk tersebut. (MK)


























































































