Single News

RSUD Sumbawa Terima Bantuan Alat Kesehatan dari Kemenkes Senilai Rp80 Miliar

Liputansumbawa.id, Sumbawa Besar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa menerima bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui program BABUN dan KJSU-KIA, yakni SIHREN. Bantuan tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp80 miliar dan mencakup berbagai peralatan medis untuk menunjang pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa.

Alat kesehatan yang diterima terdiri dari sejumlah peralatan medis berteknologi tinggi, di antaranya Cathlab, Mamografi, CT-Scan, serta berbagai peralatan medis lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung pelayanan dan penanganan pasien di RSUD Sumbawa.

Penerimaan alat kesehatan tersebut diwakili oleh Kepala Bidang Penunjang RSUD Sumbawa, Khairul Alamsyah, yang ditunjuk sebagai penanggung jawab atau person in charge (PIC) untuk koordinasi alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan.

Direktur RSUD Sumbawa melalui Kepala Bidang Penunjang, Khairul Alamsyah, menyampaikan bahwa pengiriman berbagai peralatan medis tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026.

Saat ini, RSUD Sumbawa juga tengah mempercepat penambahan kapasitas daya listrik. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur rumah sakit dalam mendukung pemasangan dan operasional berbagai alat kesehatan yang membutuhkan pasokan listrik memadai.

Sementara itu, untuk peralatan radiologi berupa X-Ray Stationary atau mesin rontgen tetap, proses instalasi masih berlangsung.
Berdasarkan daftar alat kesehatan yang tersedia, bantuan tersebut juga mencakup berbagai peralatan penunjang pelayanan intensif, bedah, anestesi, serta pemeriksaan pasien.

Beberapa peralatan yang tercatat dalam daftar di antaranya satu unit meja operasi, tiga unit mesin anestesi, enam unit instrumen general surgery, dua unit electro surgical unit, tujuh unit ventilator, empat unit tempat tidur ICU, sepuluh unit patient monitor, delapan unit syringe pump, 17 unit infuse pump, tiga unit suction pump, satu unit general X-ray, serta 14 unit bed patient set.

Selain itu, terdapat empat unit pendant OK dan sejumlah peralatan medis lainnya. Dalam daftar tersebut, instrumen sectio dan meja periksa tercatat belum memiliki alokasi unit.
Kehadiran berbagai alat kesehatan ini diharapkan dapat memperkuat sarana dan prasarana pelayanan medis RSUD Sumbawa. Namun, optimalisasi pemanfaatannya tetap membutuhkan kesiapan infrastruktur, termasuk instalasi peralatan, ketersediaan daya listrik, serta dukungan tenaga kesehatan dan tenaga teknis yang kompeten.

Dengan target penyelesaian pengiriman pada akhir tahun ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh manfaat dari peningkatan fasilitas kesehatan tersebut setelah seluruh tahapan instalasi, pengujian, dan persiapan operasional selesai dilaksanakan. (LS)