Liputansumbawa.id–Posyandu Delima Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, menampilkan empat inovasi unggulan dalam Evaluasi Kinerja Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026, Kamis (5/11/2026).
Penilaian yang berlangsung mulai pukul 08.40 WITA tersebut menjadi ajang evaluasi terhadap tata kelola, inovasi, serta kualitas pelayanan Posyandu dalam mendukung pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Empat inovasi yang dipaparkan Posyandu Delima yakni GETAR BERDENTING untuk edukasi pencegahan stunting, BUMI BERSEMI sebagai upaya pencegahan anemia pada ibu hamil, GRAS ROSEK untuk pengelolaan sampah, serta LANSIA BERDAYA yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan warga lanjut usia.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penilai Provinsi NTB–Teguh Gatot Yuwono, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sumbawa, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Lurah Brang Bara–Athar Agung Ramadan, serta para kader Posyandu.
Selain memaparkan inovasi, tim penilai juga melakukan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan pelayanan dan pengelolaan Posyandu Delima.
Lurah Brang Bara, Athar Agung Ramadan, mengatakan pihak kelurahan telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu. Salah satunya dengan mendatangi rumah warga serta menyampaikan informasi melalui pengumuman di masjid.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang ditemukan selama proses penilaian. Namun, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan ke depan.
“Jika Brang Bara berhasil melaju ke tingkat nasional, berbagai kekurangan yang ditemukan ini akan segera kami perbaiki,” ujarnya.
Athar menegaskan, keikutsertaan dalam lomba Posyandu bukan semata-mata untuk mengejar prestasi atau meraih juara. Lebih dari itu, yang terpenting adalah bagaimana keberadaan Posyandu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapannya ini bukan tentang juara, ini tentang asas manfaat kepada masyarakat. Karena sebaik-baiknya manusia yang bermanfaat bagi manusia lain,” ungkapnya.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Posyandu Delima diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat peran kader, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan layanan Posyandu. (Nel/Fit/Nic)


























































































