Single News

Cegah Tawuran Terulang, Dewan Pendidikan Sumbawa Datangi Dua SMP

Liputansumbawa.id–Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa (DPKS) turun tangan menyikapi kasus tawuran yang melibatkan pelajar dari dua sekolah, yakni SMPN 2 dan SMPN 3 Sumbawa, beberapa waktu lalu.

Langkah cepat dilakukan dengan mendatangi langsung kedua sekolah tersebut pada Sabtu (2/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Dalam kunjungan itu, tim Dewan Pendidikan yang terdiri dari Jamhur Husain, Umar, Sanapiah, Jhon Kennedy, dan Sri Wahyu Hidayati, menggelar pertemuan bersama kepala sekolah dan jajaran guru.

Pertemuan tersebut membahas langkah konkret pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Ketua DPKS, Jamhur Husain, menegaskan pentingnya memaksimalkan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di setiap satuan pendidikan.

Menurutnya, TPPK bukan sekadar formalitas, melainkan harus aktif dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini, melakukan mediasi, serta memberikan pendampingan kepada siswa.

“Keberadaan TPPK harus benar-benar dijalankan secara optimal, mulai dari pencegahan hingga penanganan kasus,” tegasnya.

Ia juga menekankan perlunya peningkatan pengawasan terhadap aktivitas siswa, baik di dalam maupun di luar sekolah. Selain itu, komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan.

Momentum Hardiknas, lanjutnya, harus dimaknai sebagai refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter siswa.

DPKS berharap, melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, kasus tawuran maupun bentuk kekerasan lainnya tidak kembali terjadi di Kabupaten Sumbawa. (LS).