Liputansumbawa.id–Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja PT BPR NTB dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Buku Tahunan Tahun 2025 yang digelar Jum’at (8/5/2026).
Dalam RUPS tersebut, kontribusi dividen untuk Kabupaten Sumbawa mengalami peningkatan signifikan dari Rp2,4 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp4,09 miliar pada tahun 2025.
Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, mengutarakan bahwa peningkatan ini dinilai menjadi sinyal positif terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan sekaligus memperkuat kontribusi sektor perbankan daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan total penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang mencapai sekitar Rp28,7 miliar, terbesar kedua setelah Pemerintah Provinsi NTB, investasi daerah pada PT BPR NTB dinilai cukup strategis dan produktif.
Ivan menegaskan bahwa tren kenaikan dividen setiap tahun menunjukkan bahwa penyertaan modal daerah mampu memberikan manfaat fiskal yang nyata bagi daerah.
Selain memberikan kontribusi terhadap PAD, pertumbuhan laba perusahaan yang terus menunjukkan tren positif juga menjadi dasar penting untuk mempertimbangkan penambahan penyertaan modal ke depan.
“Apalagi, PT BPR NTB saat ini tengah mempersiapkan proses konversi menuju bank syariah yang direncanakan berlangsung tahun ini,” sebutnya.
Langkah tersebut diproyeksikan akan semakin memperkuat daya saing perusahaan, memperluas pangsa pasar, serta mendukung pengembangan pembiayaan UMKM dan ekonomi daerah berbasis syariah.
Ivan menambahkan, pemerintah daerah berharap PT BPR NTB terus menjaga pertumbuhan kinerja, tata kelola perusahaan yang sehat, serta mampu beradaptasi terhadap dinamika sektor jasa keuangan agar tetap menjadi salah satu instrumen strategis penguatan ekonomi daerah. (LS)



























































































