Liputansumbawa.id–Gerakan penanaman pohon di Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat terus mempercepat upaya penghijauan guna menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan ekosistem di daerah ini.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, ST., M.Eng., Senin (15/6/2026) mengungkapkan bahwa hingga saat ini penanaman bibit sengon telah mencapai hampir 200 ribu pohon. Sementara sekitar 213 ribu bibit sengon lainnya masih disiapkan untuk ditanam pada tahap berikutnya.
“Alhamdulillah, pelaksanaan program penanaman pohon berjalan sesuai target. Bibit sengon yang telah tertanam hampir mencapai 200 ribu pohon, dan masih ada sekitar 213 ribu bibit lagi yang akan ditanam,” ujarnya.
Selain sengon, program penghijauan tersebut juga mendapat dukungan tambahan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPRD melalui dana pokok-pokok pikiran (pokir) serta bantuan bibit tanaman lainnya untuk memperluas cakupan area penghijauan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan tanaman produktif. Untuk komoditas kemiri, Pemkab Sumbawa telah berkoordinasi dengan Bupati Sumbawa serta pihak terkait di Mataram yang menyatakan kesiapan membantu penyediaan lebih dari 100 ribu bibit kemiri.
“Saat ini jumlah bibit kemiri yang telah ditanam mencapai 114.285 pohon. Ke depan, jumlahnya akan terus ditingkatkan dengan dukungan berbagai pihak,” jelas Pipin.
Program penghijauan ini juga menyasar penanaman berbagai jenis tanaman buah-buahan yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Beberapa jenis yang ditanam antara lain kelengkeng, jambu kristal, mangga, nangka, dan alpukat.
Penanaman dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik lahan dan potensi masing-masing wilayah agar tanaman dapat tumbuh optimal serta memberikan hasil yang berkelanjutan.
Menurut Pipin, gerakan penanaman pohon tidak hanya berorientasi pada peningkatan tutupan lahan hijau, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga dan merawat lingkungan.
“Melalui keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, kami berharap tumbuh budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Ini penting untuk menjaga keseimbangan alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak menjadi modal penting dalam menyukseskan program tersebut. Karena itu, Pemkab Sumbawa optimistis target penanaman yang telah ditetapkan dapat tercapai.
“Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder, program penanaman pohon di Kabupaten Sumbawa berjalan dengan baik dan sesuai target. Harapannya, manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga oleh generasi mendatang,” pungkasnya. (LS)



























































































