Liputansumbawa.id–Suasana pagi yang biasanya tenang di kawasan Tanjung Menangis, Kelurahan Brang Biji, berubah mencekam. Warga dibuat geger setelah sesosok mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di aliran sungai, Jumat pagi (17/4/2026).
Penemuan mengerikan itu terjadi sekitar pukul 06.45 WITA. Jasad korban terlihat tersangkut di antara tumpukan sampah yang hanyut, memicu kepanikan warga yang langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi.
Aparat kepolisian yang menerima laporan warga bergerak cepat. Kapolsek Sumbawa, IPTU Rahmad Rondhi, turun langsung memimpin proses evakuasi bersama tim gabungan.
“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 06.45 WITA. Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Dari kondisi jasad yang sudah membusuk, korban diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
“Diperkirakan sudah sekitar lima hari meninggal dunia, dilihat dari kondisi tubuhnya,” jelas Kapolsek.
Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Arus sungai yang dalam dan dasar yang berlumpur membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati. Kepala Pos SAR Sumbawa, Kurais, menyebut evakuasi berlangsung cukup menegangkan.
“Kondisi sungai dalam dan berlumpur, cukup menyulitkan. Namun berkat kerja sama SAR, TNI-Polri, dan warga, jasad berhasil kami angkat,” ungkapnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Sumbawa untuk dilakukan autopsi. Langkah ini dilakukan guna mengungkap identitas korban sekaligus penyebab pasti kematiannya.
Pihak kepolisian juga mengungkapkan, sudah ada sejumlah warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga. Namun hingga kini, identitas korban masih menjadi misteri.
Kasus ini masih dalam penyelidikan intensif aparat kepolisian. Warga pun diimbau tetap tenang dan segera melapor jika merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir. (LS)



























































































