Single News

Pemkab Sumbawa dan PT Jamkrida NTB Syariah Perkuat Sinergi, Buka Peluang Pembiayaan Lebih Luas bagi UMKM

Liputansumbawa.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerima kunjungan silaturahmi jajaran PT Jamkrida NTB Syariah (Perseroda) di Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (24/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat sinergi kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama di sektor penjaminan daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Jamkrida NTB Syariah, Lalu Taufik Mulyajati. Selain sebagai ajang memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah, pertemuan itu juga membahas dukungan terhadap penguatan sektor penjaminan, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi para pelaku usaha di daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa keberadaan lembaga penjaminan memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam memberikan akses permodalan yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan PT Jamkrida NTB Syariah. Kehadiran lembaga penjaminan sangat strategis dalam membantu pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan aman,” ujar Bupati.

Bupati Sumbawa yang akrab disapa Haji Jarot juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak demi mempercepat pembangunan ekonomi daerah.

“Kami berharap ke depan dapat terjalin kerja sama yang lebih konkret, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan dan penguatan ekonomi lokal,” tambahnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Setda Sumbawa, Ivan Indrajaya, ST., MM., serta sejumlah jajaran manajemen PT Jamkrida NTB Syariah (Perseroda).

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog yang konstruktif dengan pembahasan berbagai potensi kolaborasi, termasuk skema penjaminan kredit yang dinilai mampu meminimalisasi risiko lembaga keuangan sekaligus memperluas jangkauan pembiayaan bagi masyarakat.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa, sehingga dapat memperkuat fondasi ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

c/Deltanewsroom