Single News

Semangat Berkurban di Mapin Kebak Meningkat, Kepala Desa: Tahun Ini Tercatat 11 Ekor Sapi

Liputansumbawa.id – Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Desa Mapin Kebak tahun ini berlangsung dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Pemerintah desa bersama masyarakat telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari, mulai dari persiapan lokasi kegiatan sholat ied hingga pendataan hewan kurban yang akan disembelih.

Kegiatan Idul Adha tahun ini turut dihadiri oleh Camat Alas Barat, Sekretaris Camat, sejumlah staf kecamatan, serta unsur Muspika dari Kapolsek dan Koramil.

Kepala Desa Mapin Kebak, Syirajuddin BE, mengatakan, dalam proses pelaksanaan kurban, pemerintah desa berupaya mengoordinasikan para pemilik hewan kurban agar hewan-hewan tersebut dapat terdata dengan baik di tingkat desa. Meski demikian, proses penyembelihan masih dilakukan di masing-masing RT atau dusun sesuai lokasi warga yang berkurban.

Tak hanya penyembelihan, pembagian daging kurban pun sepenuhnya diatur oleh pemilik hewan kurban bersama keluarganya. Mereka menentukan langsung masyarakat yang berhak menerima daging kurban sehingga distribusi tetap berjalan sesuai kebiasaan dan kedekatan sosial di lingkungan setempat.

Di tengah pelaksanaan tersebut, jumlah hewan kurban tahun ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hingga saat ini, pemerintah desa telah mendata sedikitnya 11 ekor sapi kurban yang akan disembelih pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah.

“Sementara kemarin sudah dapat sebelas sapi. Dibanding dengan tahun-tahun kemarin ada peningkatan. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah itu akan bertambah. Karena biasanya masyarakat ini ada yang tidak melaporkan lebih dulu. Mungkin dia mengambil waktu sehari atau dua hari setelah lebaran, baru melaksanakan penyembelihannya,” ujar Syirajuddin saat ditemui di kediamannya pada Rabu, (27/5/2026).

Menurutnya, masyarakat memang tidak diwajibkan secara aturan untuk melaporkan hewan kurban kepada pemerintah desa. Namun, pelaporan tetap sangat dianjurkan demi memastikan kondisi kesehatan hewan kurban sebelum disembelih.Karena itu, pemerintah desa bersama petugas peternakan telah lebih awal mengimbau masyarakat agar melaporkan rencana penyembelihan hewan kurban. Langkah tersebut dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan kesehatan hewan sehingga daging yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar aman untuk dikonsumsi.

“Seminggu sebelum Hari Raya Kurban kami sudah menginformasikan kepada masyarakat, bagi masyarakat yang berencana menyembelih hewan kurban disarankan untuk melaporkan, baik ke petugas peternakan ataupun ke pemerintah desa untuk dilakukan pemeriksaan terhadap hewan kurbannya,” jelasnya.

Meski laporan dari masyarakat datang secara bertahap dan tidak serempak, pemerintah desa tetap berharap kesadaran masyarakat untuk berkurban terus meningkat setiap tahunnya. Syirajuddin menilai kondisi ekonomi sebagian warga kini mulai membaik sehingga semakin banyak keluarga yang mampu melaksanakan ibadah kurban sesuai syariat.

Peningkatan jumlah hewan kurban itu juga dinilai membawa dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Selain membantu warga yang menerima daging kurban, momentum Idul Adha turut menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

Menurut Syirajuddin, masyarakat tidak hanya merasakan manfaat secara ekonomi dari pembagian daging kurban, tetapi juga memperoleh motivasi untuk bisa ikut berkurban pada tahun berikutnya.

“Dengan adanya kurban, saya sebagai pemerintahan desa merasa bangga melihat masyarakat kita itu bahu membahu, saling memberi dan menerima (dalam proses penyembelihan maupun pembagian daging kurban),” tuturnya.

Bagi dirinya, Idul Adha juga menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan menjaga persatuan masyarakat di Desa Mapin Kebak. Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan dalam pelaksanaan kurban, pemerintah desa berharap ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat terus terjaga dengan baik.

“Maknanya (Idul Adha), kita bisa merayakan, bisa silaturahim ke masyarakat dan mempersatukan ukhuwah islamiah kita,” pungkasnya. (LS)