Liputansumbawa.id–Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Nusa Tenggara Barat menutup rangkaian Talk Show SEMMI NTB Bicara Season II bekerjasama dengan Liputan Sumbawa, Kamis (2/7/2026) dengan membacakan Deklarasi Komitmen Bersama NTB Bersih Narkoba sebagai bentuk kesepakatan seluruh peserta untuk memperkuat kolaborasi dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Pulau Sumbawa.
Deklarasi yang dibacakan Ketua PW SEMMI NTB, Muhammad Rizal Ansari, SH, itu menjadi penegasan komitmen bersama antara organisasi kepemudaan, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, media massa, dan berbagai elemen masyarakat yang hadir dalam forum tersebut.
Mengusung tema “NTB Bersih Narkoba: Komitmen Aksi dan Evaluasi Berkala SEMMI NTB, APH, dan Pemerintah Daerah dalam Pemberantasan Narkoba di Pulau Sumbawa”, deklarasi tersebut menegaskan empat komitmen utama yang akan menjadi dasar gerakan bersama ke depan.
Komitmen pertama adalah memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, serta peredaran gelap narkotika di Pulau Sumbawa.
Selanjutnya, seluruh pihak menyatakan dukungan terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, tegas, dan berkeadilan terhadap seluruh pelaku tindak pidana narkotika tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan.
Forum juga berkomitmen membangun sistem koordinasi, pemantauan, dan evaluasi berkala antara SEMMI NTB bersama seluruh pemangku kepentingan guna mengawal pelaksanaan rekomendasi yang dihasilkan dalam forum tersebut.
Selain itu, masyarakat Pulau Sumbawa diajak untuk berani menolak narkoba, melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika kepada aparat berwenang, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.
Tidak hanya menghasilkan deklarasi, forum juga melahirkan sejumlah rekomendasi strategis. Salah satunya adalah mendorong pembentukan Forum Kolaborasi NTB Bersih Narkoba Pulau Sumbawa sebagai wadah koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, BNN, perguruan tinggi, media massa, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat.
Forum juga menekankan pentingnya keterlibatan media massa dalam menyebarluaskan edukasi dan kampanye pencegahan narkoba secara berkelanjutan sebagai bagian dari gerakan sosial bersama.
Selain itu, SEMMI NTB mendorong Aparat Penegak Hukum, BNN, dan pemerintah daerah membangun mekanisme koordinasi, pelaporan, serta publikasi hasil pemberantasan narkoba secara berkala, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat pengawasan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Rekomendasi lainnya adalah mendorong Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa, BNN, serta kementerian dan lembaga terkait untuk menghadirkan Rumah Rehabilitasi Narkoba yang representatif di Pulau Sumbawa. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai penting agar korban penyalahgunaan narkotika dapat memperoleh layanan rehabilitasi medis, sosial, dan pascarehabilitasi tanpa harus dirujuk ke luar Pulau Sumbawa.
Forum juga meminta pemerintah daerah bersama DPRD di seluruh wilayah Pulau Sumbawa menyediakan dukungan anggaran yang memadai melalui APBD untuk memperkuat program pencegahan, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, edukasi antinarkoba, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga penguatan sarana dan prasarana pemberantasan narkotika.
Dalam deklarasi tersebut ditegaskan bahwa komitmen yang dibangun bukan sekadar pernyataan moral, melainkan komitmen aksi yang akan terus dikawal melalui kerja sama lintas sektor demi mewujudkan Pulau Sumbawa yang bersih dari narkoba sebagai bagian dari cita-cita besar NTB Bersih Narkoba.
Talk Show SEMMI NTB Bicara Season II dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, BNN Kabupaten Sumbawa, Polres Sumbawa, Kejaksaan Negeri Sumbawa, KNPI, GP Ansor, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, pemerintah desa, organisasi profesi media, organisasi kemahasiswaan, akademisi, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta insan pers.
Mengakhiri deklarasi, seluruh peserta menyatakan tekad bersama melalui slogan “Bersatu Melawan Narkoba, Bergerak Menyelamatkan Generasi, Mewujudkan NTB Bersih Narkoba.” (Mk).



























































































