Single News

Tekan Kantong Kemiskinan, Pemkab Sumbawa Perkuat Koordinasi dengan BPKP

Liputansumbawa.id, Sumbawa Besar – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menekankan pentingnya validitas data dalam upaya menurunkan jumlah kantong kemiskinan di Kabupaten Sumbawa. Data yang akurat dinilai menjadi dasar penting agar kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Wabup Ansori saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengembangan Informasi Awal (PIA) atas Penurunan Jumlah Kantong Kemiskinan Triwulan IV Tahun 2026 di Aula Bapperida Kabupaten Sumbawa, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim BPKP NTB beserta jajaran dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan BPKP dalam mendukung upaya penurunan kemiskinan melalui penyediaan informasi serta data yang akurat.

Dalam arahannya, Ansori menegaskan bahwa pendataan masyarakat tidak cukup hanya melihat kondisi rumah dan kelayakan hunian. Aspek lain, seperti sanitasi, kesehatan, pendidikan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, juga perlu menjadi perhatian.

Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait memastikan data yang disampaikan benar-benar valid. Hasil koordinasi tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada pendataan dan pembahasan, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah konkret di lapangan.

Menurut Ansori, upaya menekan angka kemiskinan perlu dibarengi solusi yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat diharapkan memiliki kemampuan untuk memperbaiki kualitas hidup dan memenuhi kebutuhan dasarnya secara lebih baik.

Melalui koordinasi bersama BPKP dan seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap penanganan kantong-kantong kemiskinan dapat dilakukan secara lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan, demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.

C/Fb: Prokopim Sumbawa