Single News

UPLAND Sumbawa 2026: Bupati Jarot Dorong Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan

Liputansumbawa.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P secara resmi membuka kegiatan Diseminasi Exit Strategy Project The Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) Tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan ini berlangsung di Aula Hasan Usman Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (14/04/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran kepala perangkat daerah terkait, Project Management Consultant (PMC), Design and Supervisi Consultant (DSC), On Granting Officer (OGO), Project Implementation Unit (PIU), serta berbagai stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan program UPLAND di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan bahwa Kabupaten Sumbawa tetap menjadi salah satu fokus utama program UPLAND dan diproyeksikan sebagai sentrum ketahanan pangan. Program ini berfokus pada pengembangan komoditas bawang merah dan ditargetkan berjalan hingga tahun 2026.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara program UPLAND dengan program Sumbawa Hijau Lestari. Menurutnya, pengembangan sektor pertanian harus tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Untuk itu, diversifikasi komoditas dinilai sebagai langkah strategis. Selain tanaman jagung dan padi, pengembangan komoditas perkebunan bernilai ekonomi seperti porang dan berbagai jenis buah-buahan perlu terus didorong.

“Ke depan, kita perlu mendorong pola tanam yang lebih berkelanjutan dan bernilai jangka panjang. Jika dibandingkan, hasil tanaman seperti kemiri atau sengon dapat memberikan manfaat ekonomi hingga puluhan bahkan ratusan kali dalam satu kali tanam, yang dampaknya bisa dirasakan hingga generasi berikutnya,” ungkapnya.

Bupati juga menyoroti tantangan dalam budidaya jagung yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi serta biaya produksi yang besar. Karena itu, dibutuhkan inovasi dan kolaborasi guna menciptakan sistem pertanian yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan seluruh pihak yang terlibat dalam program UPLAND dapat terus diperkuat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim dan stakeholder yang telah bekerja sama sejak tahun 2021 dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di Sumbawa.

“Semoga kontribusi yang telah diberikan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan ke depan kita dapat menghadirkan model kerja sama baru yang lebih inovatif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi dari pihak terkait yang memaparkan capaian program serta strategi exit guna menjaga keberlanjutan hasil-hasil program UPLAND di Kabupaten Sumbawa.