Liputansumbawa.id—Sejumlah wisatawan mancanegara peserta Sail to Indonesia 2026 singgah di Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari rangkaian pelayaran wisata bahari di Indonesia. Kehadiran para yachter dari berbagai negara tersebut menjadi peluang bagi Sumbawa untuk memperkenalkan potensi wisata sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.
Rombongan diketahui mulai memasuki wilayah Sumbawa sejak 18 September 2026 dan selama berada di daerah ini mengunjungi sejumlah destinasi wisata. Puncak agenda penyambutan kemudian berlangsung di Pantai Saliper Ate, Senin (21/9/2026).
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa, Tata Kostara, S.Sos., M.Si., saat diwawancarai awak media di lokasi kegiatan mengatakan, kedatangan rombongan Sail to Indonesia merupakan bagian dari perjalanan wisata bahari internasional yang mempertemukan wisatawan pengguna kapal layar dari berbagai negara.
“Jadi perjalanan ini merupakan rangkaian dari Sail Indonesia. Mereka masuk ke Sumbawa tanggal 18, kemudian mengunjungi destinasi di Sumbawa. Ini pembukaan seremoninya di sini,” ujar Tata.
Sail to Indonesia 2026 diikuti peserta dari berbagai negara. Dalam rangkaian kegiatan di Indonesia, peserta tercatat berasal antara lain dari Amerika Serikat, Australia, Singapura, Inggris, Prancis, Swedia, Selandia Baru dan Argentina.
Menurut Tata, keberadaan wisatawan mancanegara tersebut menjadi kesempatan bagi Sumbawa untuk semakin dikenal di tingkat internasional. Tidak hanya memperkenalkan destinasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menunjukkan kualitas dan daya tarik pariwisata daerah.
“Kita berharap Sumbawa semakin dikenal dunia internasional. Terus ini juga ajang promosi untuk peningkatan kualitas kepariwisataan Sumbawa,” katanya.
Kunjungan para wisatawan tersebut diproyeksikan memberikan efek ekonomi bagi masyarakat lokal. Terutama bagi pelaku UMKM, pelaku usaha pariwisata dan sektor ekonomi kreatif yang dapat memanfaatkan momentum kedatangan wisatawan untuk memperkenalkan produk serta jasa mereka.
” Mudah-mudahan juga kita berharap dengan adanya kedatangan rombongan Sail ini, pergerakan ekonomi, UMKM, terus pelaku pariwisata ini bisa semakin menggeliat,” ujarnya.
Kedatangan kapal-kapal layar tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Sumbawa sebagai salah satu destinasi wisata bahari dalam jaringan perjalanan internasional. Sebelumnya, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah destinasi yang dapat dikunjungi para peserta selama berada di Sumbawa.
Tata menambahkan pengalaman para wisatawan selama berada di Sumbawa dapat menjadi promosi tersendiri ketika mereka kembali ke negara masing-masing.
“Harapan tidak hanya mereka datang, tetapi setelah kembali ke negaranya mereka bisa menceritakan tentang Sumbawa dan potensi wisata yang mereka lihat di sini,” pungkasnya. (Dn)


























































































