Single News

Keterbatasan Anggaran, Pemdes Mungkin Gerakkan Warga Perbaiki Jalan Rusak

Liputansumbawa.id–Pemerintah Desa (Pemdes) Mungkin terus berupaya meningkatkan infrastruktur desa meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggerakkan masyarakat melalui kegiatan gotong royong untuk memperbaiki akses jalan desa menuju Kabupaten Sumbawa.

Jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga, khususnya petani, dalam mendistribusikan hasil pertanian ke pasar. Kondisi jalan yang rusak akibat tergerus hujan pada musim hujan beberapa bulan belakangan ini kerap menjadi kendala utama, memperlambat mobilitas warga serta berdampak pada menurunnya nilai jual hasil panen.

Kepala Desa Mungkin, Darwin S., S.Pd.I, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan terhentinya pembangunan desa. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi solusi nyata yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan efektif. Perbaikan jalan ini adalah kebutuhan bersama. Dengan gotong royong, kita bisa mengatasinya tanpa harus menunggu anggaran besar, ujarnya.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, kegiatan gotong royong dijadwalkan secara bergilir per dusun. Pola ini diterapkan agar seluruh masyarakat dapat terlibat aktif sekaligus mempercepat proses perbaikan jalan secara merata di setiap wilayah.

Selain berfokus pada pembangunan fisik, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial antarwarga desa.

Pemdes Mungkin juga berharap agar ke depan status jalan tersebut dapat ditingkatkan menjadi jalan kabupaten. Dengan demikian, diharapkan adanya dukungan lebih lanjut dari pemerintah daerah dalam hal pembangunan lanjutan maupun perawatan jalan.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini terlihat tinggi. Warga secara sukarela ikut ambil bagian, menunjukkan semangat kolektif dalam mendorong kemajuan desa serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. (LS)