Single News

Direktur RSUD Sumbawa Genjot Lobi Pusat, Targetkan Bantuan Pembangunan dan Reakreditasi 2027

Liputansumbawa.id–Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, bergerak aktif memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan melalui advokasi ke pemerintah pusat.

Fokus utama yang diusung adalah mendorong pembangunan rumah sakit agar tetap menjadi lokus prioritas dalam program nasional, baik melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2026 maupun penganggaran tahun 2027.

Upaya tersebut dilakukan bersama Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa melalui audiensi dengan Kementerian Kesehatan RI. Pertemuan berlangsung dengan jajaran strategis, yakni Direktorat Jenderal Fasilitas Kesehatan Rujukan, Direktur Tata Kelola Pelayanan Rujukan, serta Kepala Biro Perencanaan dan Bidang Anggaran, Kamis (30/04/2026) di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, dr. Mega Harta menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan RSUD Sumbawa agar mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan rujukan di daerah.

“Advokasi ini terus kami lakukan agar RSUD Sumbawa tetap menjadi prioritas pembangunan, terutama jika ada kebijakan Inpres di 2026 atau minimal masuk dalam skema penganggaran 2027,” ujarnya.

Selain itu, agenda penting lainnya adalah persiapan reakreditasi rumah sakit. Pihak RSUD Sumbawa juga telah melakukan koordinasi dengan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Dalam kesempatan tersebut, rombongan bertemu langsung dengan Ketua KARS, Dr. dr. Sutoto, M.Kes, FISQua, guna membahas tahapan dan kesiapan reakreditasi yang direncanakan berlangsung pada tahun 2027.

Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan RSUD Sumbawa tetap memenuhi standar mutu pelayanan kesehatan nasional, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit daerah.

Dengan rangkaian upaya tersebut, RSUD Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan memperkuat posisi sebagai fasilitas layanan kesehatan rujukan yang andal di Kabupaten Sumbawa. (LS)