Liputansumbawa.id–Kepala Desa Labuhan Burung, Iwan Iskandar Putra, menunjukkan kepedulian dan tanggung jawabnya dengan turun langsung mendampingi warganya yang menjadi korban penjambretan di wilayah Kecamatan Moyo Hilir, Minggu (17/5/2026)
Ia tidak hanya memastikan kondisi korban, tetapi juga aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan pihak kepolisian guna mengamankan barang bukti serta melindungi hak warganya.
Peristiwa yang sempat viral di media sosial itu sebelumnya disebut sebagai aksi begal. Namun, setelah ditelusuri di lapangan, kejadian tersebut diduga kuat merupakan penjambretan.
Iwan menjelaskan, dirinya bersama Kepala Desa Berare dan kepala dusun setempat langsung bergerak cepat mendampingi korban serta memastikan situasi tetap kondusif.
Korban diketahui bernama Aminolah Mustafa, warga Labuhan Burung. Dalam keterangannya, korban kehilangan uang tunai sebesar Rp3.150.000 yang diambil oleh pelaku. Sementara itu, sepeda motor beserta dokumen penting seperti STNK berhasil ditemukan warga di wilayah Dusun Malili, Desa Berare.
“Motor dan dokumen korban ditemukan warga dan saat ini sudah diamankan di Polsek Moyo Hilir. Kondisi korban juga dalam keadaan sehat,” ujar Iwan.
Lebih lanjut, setelah dilakukan koordinasi dengan Kapolsek Moyo Hilir, kendaraan tersebut diperbolehkan untuk dibawa pulang oleh korban dengan status pinjam pakai, menggunakan jaminan dari Kepala Desa. Kebijakan ini diambil mengingat kendaraan tersebut menjadi alat utama korban dalam mencari nafkah untuk kebutuhan keluarganya.
Pihak kepolisian hingga kini masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku penjambretan. Polisi juga meminta korban dan pihak terkait untuk tetap kooperatif apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam proses hukum.
“Kasus ini masih dalam penanganan. Kami berharap pelaku segera terungkap,” tegasnya. (LS)



























































































