Liputansumbawa.id–Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Nusa Tenggara Barat menggelar Talk Show SEMMI NTB Bicara dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) bekerjasama dengan Liputan Sumbawa di Chicken Chili, Samota, Kabupaten Sumbawa, Kamis (2/7/2026).
Mengusung tema “NTB Pasar Narkotika” dengan subtema “NTB Bersih Narkoba: Komitmen Aksi dan Evaluasi Berkala SEMMI NTB, APH dan Pemerintah Daerah”, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Forum ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya aktivis antinarkoba Uswatun Hasanah, Kasat Resnarkoba Polres Sumbawa IPTU Harirustaman, SH, perwakilan Kejaksaan Negeri Sumbawa Yuda, SH, Ketua Tim P2M BNNK Sumbawa Nursyafruddin, A.Md., Ketua MUI Kabupaten Sumbawa H. Faisal Salim, S.Ag., M.M.Inov., Ketua LATS Dr. M. Ikhsan Safitri, SH., M.Si., serta Kepala Desa Labuhan Burung Iwan Iskandar Putra.
Selain itu, kegiatan diikuti unsur Pemerintah Kabupaten Sumbawa, KNPI, organisasi kepemudaan, HMI, PMII, JMSI, MIO, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan pers, hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Ketua PW SEMMI NTB, Muhammad Rizal Ansari, SH, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasinya dalam membangun kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk mencari solusi atas persoalan narkotika yang kian mengkhawatirkan di Nusa Tenggara Barat.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum. Dibutuhkan keterlibatan pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dunia pendidikan, organisasi kepemudaan, media, hingga masyarakat agar upaya pencegahan dan penindakan berjalan beriringan.
“Kami ingin forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan dan komitmen bersama. Perang melawan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan hukum, tetapi juga harus diperkuat dengan edukasi, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan pengawasan bersama,” ujar Rizal.
Ia menambahkan, Talk Show SEMMI NTB Bicara merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mengawal berbagai isu strategis di daerah, terutama ancaman narkotika yang dinilai semakin mengancam masa depan generasi muda.
Rizal berharap hasil diskusi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan melahirkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti seluruh pemangku kepentingan.
“Harus ada langkah nyata, evaluasi berkala, dan kerja sama lintas sektor agar cita-cita mewujudkan NTB Bersih Narkoba benar-benar dapat diwujudkan. SEMMI NTB akan terus mengawal isu ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika,” tegasnya. (Dn)



























































































