Liputansumbawa.id–Sebanyak 32 Pramuka Penggalang Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumbawa resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan (Buperta) Cibubur, Jakarta.
Pelepasan kontingen tersebut dilakukan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, dalam acara yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Minggu (9/8/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa keberangkatan para Pramuka bukan sekadar mengikuti kegiatan nasional. Mereka dinilai membawa nama daerah dan menjadi duta Sumbawa di tengah peserta dari berbagai penjuru Indonesia.
“Kalian berangkat ke Cibubur bukan sekadar membawa tas, seragam, dan perlengkapan berkemah. Kalian membawa nama Sumbawa,” tegas Syarafuddin Jarot.
Ia mengatakan, 32 Pramuka Penggalang tersebut akan berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Aceh, Papua, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali hingga daerah lainnya.
Karena itu, ia meminta para peserta tampil percaya diri, disiplin, kreatif, terampil dan mampu menunjukkan bahwa anak-anak Sumbawa memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional.
Jamnas XII sendiri merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang yang dilaksanakan lima tahunan. Tahun ini kegiatan digelar di Buperta Cibubur dengan mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Menurut Bupati, tema tersebut memiliki keterkaitan erat dengan kondisi Sumbawa yang menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat.
“Ketika Jamnas berbicara tentang kreativitas, keterampilan, kemandirian dan swasembada pangan, sesungguhnya adik-adik tidak sedang belajar sesuatu yang jauh dari kehidupan kita,” ujarnya.
Ia pun menitipkan pesan agar para peserta tidak hanya menjadi peserta Jamnas, tetapi mampu tampil sebagai duta Sumbawa.
Bupati meminta mereka menjaga sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ramah saat bertemu peserta dari daerah lain, disiplin dalam mengikuti kegiatan, tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan, serta tetap rendah hati ketika meraih prestasi.
“Ukuran keberhasilan seorang Pramuka bukan hanya berapa banyak piala yang dibawa pulang. Yang lebih penting adalah karakter apa yang kalian bawa pulang,” katanya.
Menurutnya, pendidikan kepramukaan tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga mengajarkan kemampuan hidup bersama, bekerja dalam tim, menyelesaikan masalah, bertanggung jawab dan mandiri.
Hal itu, kata dia, sejalan dengan tujuan pendidikan kepramukaan sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010, yakni membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, patriotik, memiliki kecakapan hidup serta mampu menjadi kader bangsa.
Bupati juga memberikan suntikan semangat kepada kontingen Sumbawa. Ia menyatakan akan memberikan hadiah secara pribadi apabila para Pramuka tersebut mampu meraih prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa di tingkat nasional.
“Kalau di Jamnas nanti kalian berhasil meraih prestasi dan benar-benar mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa, saya pribadi akan memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi,” ungkapnya.
Meski demikian, ia meminta para pembina dan pendamping tidak hanya berorientasi pada prestasi. Kesehatan dan keselamatan peserta harus menjadi prioritas selama berada di Cibubur.
“Prestasi penting, tetapi kesehatan dan keselamatan mereka jauh lebih penting,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Sumbawa, para pembina, pendamping, pengurus serta orang tua yang telah memberikan dukungan hingga kontingen tersebut siap diberangkatkan.
Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian penting dari visi “Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera.” Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan pembentukan manusia yang unggul.
“Sumbawa yang unggul tidak cukup hanya dibangun dengan jalan, jembatan dan gedung. Sumbawa yang unggul harus dibangun dengan manusia-manusia yang unggul. Dan adik-adik Pramuka adalah bagian dari investasi manusia itu,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa secara resmi melepas kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Sumbawa untuk mengikuti Jamnas XII di Cibubur.
Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Sumbawa, keluarga dan Gerakan Pramuka, menghormati peserta dari daerah lain serta mengikuti seluruh kegiatan dengan sungguh-sungguh.
“Selamat berjuang, selamat mengikuti Jambore Nasional XII. Bawa nama baik Sumbawa, dan pulanglah membawa pengalaman, persahabatan serta prestasi,” pungkasnya.
Pelepasan itu ditutup dengan pantun bernada penuh semangat dari Bupati Sumbawa:
Ke Pasar Seketeng beli ikan nila, Bawa periuk dari rotan.
Kalau mau pulang bawa piala,
Jangan tidur saat kegiatan.
Pancing ikan di tengah rawa,
Hati-hati ada buaya.
Kalau pialanya bisa dibawa,
Bupati siap tambah hadiah. (Mk)


























































































